Beda Ekspresi Sarwendah saat Minta Maaf dan Julid soal Uang Nafkah Rp200 Juta
Di tengah polemik mengenai nafkah uang Rp200 juta, kini sorotan netizen justru tertuju pada perubahan ekspresi wajah Sarwendah dalam dua momen yang sangat berbeda. Penampilan mantan member Cherrybelle tersebut saat membuat video minta maaf dan saat sebelumnya diduga menyindir Ruben Onsu disorot.
Perbedaan raut wajah dan nada bicara ibu tiga anak itu menjadi bahan perbincangan di berbagai platform media sosial. Dalam video permintaan maaf yang beredar, Sarwendah tampil sederhana mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam. Ia terlihat berbicara dengan nada yang lebih pelan dan ekspresi yang dinilai jauh lebih lesu dari sebelumnya.
Sebaliknya, saat siaran langsung yang sempat viral, Sarwendah terlihat lebih emosional ketika menanggapi isu yang berkaitan dengan nafkah anak pasca perceraian. Momen tersebut kemudian menuai banyak reaksi dari publik karena dianggap sebagai sindiran terbuka terhadap mantan suaminya.
Setelah potongan video live streaming ramai dibicarakan, Sarwendah akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat.
Sarwendah mengakui bahwa video yang sebelumnya beredar telah menimbulkan kegaduhan di media sosial. Ia juga menyadari bahwa perkataannya saat itu tidak mencerminkan sikap yang baik.
"Saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," kata Sarwendah.
Ia kemudian menegaskan bahwa persoalan pribadi seharusnya tidak berkembang menjadi konsumsi publik.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya,” lanjutnya.
Di akhir video, Sarwendah meminta ruang dan waktu agar persoalan pribadinya dapat diselesaikan secara baik-baik bersama keluarga.
"Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan,” tutup Sarwendah.