IHSG Menguat 48 Poin pada Sesi I, Cek 3 Saham di Puncak LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat setelah sempat melemah ke posisi 8.627 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin, 15 Desember 2025. IHSG menguat 0,57 persem atau 48,94 poin ke posisi 8.709,44. 

Berdasarkan pantuan VIVA di Stockbit, pergerakan IHSG terpantau berada dalam rentang area 8.627 hingga berhasil mencapai level 8.714. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat mencapai Rp 18,52 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,24 juta kali. 

Penguatn ditopang lonjakan kuat sektor kesehatan sebesar 3,79 persen. Sektor keuangan dan bahan baku turut membukukan kenaikan signifikan, masing-masing sebesar 1,45 persen dan 1,28 persen. 

Sementara itu, sektor properti merosot paling dalam sebesar 0,72 persen. Sektor teknologi melemah 0,68 persen dan sektor energi menyusut 0,39 persen. 

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, IHSG mampu bertahan diatas MA5 dikisaran level 8.666. Sementara indikator Stochastic RSI sedang menuju oversold area. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.670-8.720 pada perdagangan sesi kedua," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Senin, 15 Desember 2025. 

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten di jajaran saham unggulan. Berikut saham yang berada di puncak top gainers LQ45. 

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Saham MDKA melejit 4,89 persen atau 110 poin ke posisi 2.360.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Saham KLBF menguat sebesar 4,31 persen atau 50 poin menjadi 1.210.

PT Indosat Tbk (ISAT)

Hasil positif juga dicetak saham ISAT sebesar 3,81 persen atau 90 poin ke posisi 2.450.