IHSG Menguat 18 Poin pada Penutupan Hari Ini, Emiten Saham Sinarmas hingga Boy Thohir Cerah

IHSG TEMBUS 5.900
IHSG TEMBUS 5.900

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) konsisten bergerak lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis, 6 November 2025. IHSG menguat 0,22 persen atau 18,53 poin ke level 8.337,06. 

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, pergerakan indeks domestik sempat jatuh level 8.289 sebagai titik terendah intraday hingga posisi 8.362 yang jadi titik tertinggnya. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat mencapai Rp 16,95 triliun dengan nilai transaksi 2,39 juta kali. 

Kenaikan IHSG sejalan meningkatnya sejumlah sektor saham. Sektor industri melesat 2,08 persen, sektor energi melonjak 1,74 persen, sektor transportasi meningkat 1,41 persen, sekktor siklikal melambung 1,02 persen, sektor infrastruktur naik 0,91 persen, sektor properti meningkat 0,37 persen dan sektor keuangan menguat 0,07 persen. 

Sementara itu, sektor non-siklikal tergerus 0,92 persen. Sektor bahan baku (basic materials) melemah 0,90 persen, sektor teknologi merosot 0,20 perrsen dan sektor kesehatan menyusut 0,09 persen. 

IHSG

Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat sentimen positif berasal dari optimisme membaiknya ekonomi domestik pada kuartal IV-2025. Selain itu, adanya ulasan kuartalan indeks di mana beberapa saham berhasil masuk dalam perhitungan indeks Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI).

"Selanjutnya, investor akan menantikan data cadangan devisa Indonesia bulan Oktober 2025," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya, Kamis, 6 November 2025. 

Data tersebut menjadi sorotan di tengah depresiasi Rupiah. Cadangan devisa bulan Oktober 2025 turun pada level terendah sejak Juli 2024 akibat adanya pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi rupiah oleh Bank Indonesia  (BI).

Secara teknikal, terjadi pelebaran positive slope MACD. Namun, indikator Stochastic RSI berada di area overbought dan mengindikasikan potensi terjadinya koreksi jangka pendek. 

Phintraco Sekuritas melaporkan tiga saham yang membukukan kenaikan relatif tinggi hingga memuncaki jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 pada penutupan perdagangan hari ini, di antaranya:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melejit sebesar 8,84 persen atau 7.800 poin menjadi 96.000.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI menguat sebesar 5,47 persen atau 450 poin dan ditutup pada level 8.675.

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

Hasil positif juga dicatatkan saham HEAL sebesar 3,86 persen atau 55 poin ke area 1.480.