IHSG Sesi I Ambruk 229 Poin Usai Kredit Utang RI Diturunkan Moody’s

Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung BEI
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung BEI

IHSG bergerak dalam rentang area 7.861 hingga 8.025. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,39 triliun dengan total perdagangan sebanyak 1,41 juta transaksi. 

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh sektor saham mengalami penurunan. Sektor konsumer siklikal terjun paling dalam sebesar 5,43 persen disusul sektor industri tergerus 4,70 persen dan sektor bahan baku amblas 4,17 persen.

Tim Analis Phintaco Sekuritas menuturukan tekanan pasar dipicu oleh respons negatif pelaku pasar terhadap perubahan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s menjadi negatif. Sementara secara teknikal, indikator mengindikasikan momentum pelemahan yang belum mereda.

 

Di mana indeks masih bergerak di bawah resistance dinamis MA5 di kisaran 8.000. Sementara itu, indikator MACD histogram tetap berada di area negatif dan cenderung melebar.

IHSG Terkoreksi Akibat Pembekuan MSCI

"Dengan kombinasi kedua sentimen tersebut, kami memperkirakan IHSG akan bergerak volatil dalam rentang 7.750–8.000 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Jumat, 6 Februari 2026.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah saham unggulan berhasil membukukan lonjakan di tengah badai koreksi yang melanda IHSG. Berikut tiga saham top gainers di jajaran LQ45.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Saham AMRT melesat 1,98 persen atau 36 poin ke level 1.805.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Saham TLKM melejit 1,22 persen atau 40 poin menjadi 3.330.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham MEDC melambung 1,06 persen atau 15 poin ke posisi 1.445.