Kisah Pilu Atan, Viral Tangisi Makam Ibu di Ternate, Kini Kembali ke Pelukan Keluarga di Gowa

Krishatta alias Atan, bocah laki-laki berusia 4 tahun yang sempat viral di media sosial karena hidup sebatang kara pasca-meninggalnya sang ibu di Ternate, akhirnya tiba di kampung halamannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kepulangan balita malang ini menjadi momen penuh haru bagi keluarga besar dan warga Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu.
Atan diketahui tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Jumat (9/1/2026).
Dikawal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)
Camat Tompobulu, Akbar Tola, mengonfirmasi bahwa proses pemulangan Atan berjalan lancar berkat bantuan dari organisasi kemasyarakatan.
"Alhamdulillah sudah pulang. Proses pulangnya dikawal sama KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan), Alhamdulillah," ujar Akbar saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Setibanya di bandara, Atan langsung disambut oleh pihak keluarga.
Dalam potongan video yang beredar, tampak seorang kakek mengenakan songkok hitam dan baju hijau langsung memeluk erat Atan sebagai bentuk kerinduan dan simpati atas musibah yang menimpa bocah tersebut.
Saat ini, Atan belum dibawa ke rumah asalnya di Tompobulu, melainkan menetap sementara bersama sanak saudaranya.
"Sementara dia tinggal di rumah neneknya dan keluarganya di Pattalassang, Gowa. Belum ke rumahnya di Tompobulu," lanjut Akbar.
Kisah Pilu di Ternate
Sebelumnya, nama Krishatta menjadi perbincangan hangat netizen setelah video dirinya menangis di atas pusara sang ibu, Diana binti Neppong, viral.
Diana meninggal dunia di Kota Ternate, Maluku Utara, setelah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Dokter Chasan Boesoirie.
Selama sang ibu dirawat hingga meninggal dunia, Atan hanya didampingi oleh tetangga indekos almarhumah.
Kisah ini baru diketahui keluarga di Gowa setelah video tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Menurut penuturan Akbar Tola, Diana dan Atan sudah cukup lama memutus komunikasi dengan keluarga di kampung halaman.
"Ibu dari anak tersebut pamit ke keluarga untuk mencari pekerjaan. Bahkan sempat dikira akan berangkat ke Malaysia. Setelah video itu viral, barulah diketahui bahwa ibu dan anak tersebut berada di Kota Ternate," jelasnya.
Kondisi Terkini Atan
Mengenai kondisi kesehatan sang bocah, Akbar memastikan bahwa Atan dalam keadaan fisik yang baik. Namun secara psikologis, Atan masih kerap mencari sosok ibunya.
"Alhamdulillah sehat kondisinya. Tapi begitumi, masih dia ingat mamanya," ungkap Akbar singkat menggambarkan kesedihan sang balita.
Kini, Atan akan diasuh oleh keluarga besarnya di Gowa. Pemerintah setempat memastikan akan terus memantau perkembangan bocah yang sempat merantau ke Ternate sejak usia dua tahun tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Bocah Atan Akhirnya Pulang ke Gowa Usai Viral Tangisi Makam Ibunya di Ternate
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang