Kisah Penjual Es Kelapa di Gowa yang Daftarkan 24 Anggota Keluarga Sekaligus untuk Berangkat Haji

Gowa, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, pendaftaran haji, Kisah Penjual Es Kelapa di Gowa yang  Daftarkan 24 Anggota Keluarga Sekaligus untuk Berangkat Haji

Kisah seorang penjual es kelapa di Kabupaten Gowa menjadi perhatian publik setelah ia mendaftarkan 24 anggota keluarganya sekaligus untuk berangkat ibadah haji ke Tanah Suci.

Pria bernama Haji Ali (61) itu mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa pada Selasa (13/1/2026).

Haji Ali yang sehari-hari dikenal sebagai penjual es kelapa di Gowa datang untuk mendaftarkan 24 anggota keluarganya sekaligus untuk mendapatkan porsi haji.

Pendaftaran dilakukan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa ini menarik perhatian warga karena dilakukan secara berombongan dengan iring-iringan kendaraan.

Rombongan keluarga Haji Ali yang terdiri dari anak, keponakan, dan cucu-cucunya itu disambut langsung oleh pihak kantor setempat.

Kemenhajumrah Gowa Benarkan Kabar Tersebut

Kepala Kantor Kemenhajumrah Gowa, H Alim Bahri, membenarkan adanya pendaftaran haji oleh Haji Ali dan keluarganya.

"Kami telah menerima rombongan H Ali yang mendaftarkan anak, ponakan dan cucu-cucunya," kata Alim Bahri (53) saat dikonfirmasi Antara.

Menurutnya, pendaftaran porsi haji itu menarik perhatian masyarakat sekitar karena Haji Ali datang bersama rombongan besar yang diiringi 36 orang.

Rombongan tersebut menggunakan lima unit mobil dan belasan kendaraan roda dua.

“Kami datang untuk daftarkan anak, ponakan, dan cucu dapat porsi haji,” kata Haji Ali.

Inisiatif Haji Ali untuk Atasi Masa Tunggu

Ia menjelaskan bahwa pendaftaran tersebut dilakukan sebagai langkah awal mengingat masa tunggu keberangkatan haji yang bisa mencapai puluhan tahun.

Haji Ali sendiri mengungkapkan dirinya telah menunaikan ibadah haji sebanyak dua kali, yakni pada 1996 dan 2012.

Berbekal pengalaman tersebut, ia berinisiatif mendaftarkan anggota keluarganya sejak dini agar kelak dapat menunaikan rukun Islam kelima.

Dengan mendaftarkan porsi haji saat ini, ke-24 anggota keluarganya diperkirakan akan melunasi sisa setoran dan berangkat pada tahun 2050.

"Semoga Allah memberikan umur panjang dan dapat menunaikan rukun Islam yang kelima itu," ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang