Top 7+ Cara Membuat Tanaman Cabai Panen Berulang Kali, Cocok untuk Lahan dan Pekarangan

tanaman cabai, 7 Cara Membuat Tanaman Cabai Panen Berulang Kali, Cocok untuk Lahan dan Pekarangan, 1. Pilih benih unggul, 2. Lakukan persemaian dengan benar, 3. Siapkan lahan dengan benar, 4. Pastikan pemupukan teratur dan seimbang, 5. Kontrol hama dan penyakit sejak dini, 6. Lakukan pemeliharaan dengan benar, 7. Panen secara teratur dan tepat waktu

Tanaman cabai memiliki masa produktif yang cukup panjang jika dirawat dengan benar.

Tidak sedikit petani maupun pekebun rumahan yang mampu memanen cabai berulang kali dari satu tanaman dalam satu musim tanam.

Kunci utamanya terletak pada kombinasi pemilihan varietas, perawatan tanaman, hingga teknik panen yang tepat agar cabai tidak cepat mengalami penurunan produksi.

Berbagai panduan budidaya dari lembaga pertanian dan sumber internasional menyebutkan, tanaman cabai sebenarnya mampu terus berbunga dan berbuah selama kondisi tumbuhnya optimal.

Mulai dari kecukupan nutrisi, pengelolaan air, hingga pengendalian hama dan penyakit, menjadi faktor penentu agar tanaman tetap sehat dan produktif.

Berikut tujuh cara membuat tanaman cabai panen berulang kali yang bisa diterapkan di lahan maupun pekarangan rumah.

Cara membuat tanaman cabai panen berkali-kali

Berikut cara menanam cabai agar panen bisa berulang kali:

1. Pilih benih unggul

Dilansir dari (31/7/2023), langkah awal yang perlu disiapkan sebelum menanam cabai yaitu menyiapkan benih unggul yang akan ditanam.

Di pasaran, ada banyak varietas unggul cabai rawit atau cabai merah besar.

2. Lakukan persemaian dengan benar

Benih cabai bisa disemai dalam polybag berukuran 5 x 10 cm.

Sementara media semai yang digunakan yaitu campuran tanah, sekam, dan kompos  dangn perbandingan 1:1:1.

Pupuk yang akan digunakan sebaiknya telah dicampurkan dengan glio 100 gram per 50 kg pupuk.

Diamkan selama 1 minggu. Benih yang akan ditanam juga sebaiknya direndam terlebih dahulu. Lalu, keringkan sampai proses dormansi selesai. Tanam benih dalam media semai, lalu tutup dengan media semai.

3. Siapkan lahan dengan benar

Dilansir dari Cybex Kementerian Pertanian, lahan yang akan ditanami cabai perlu diolah terlebih dahulu.

Tambahkan pupuk kandang sebanyak pupuk dasar dan kapur dolomit apabila pH terlalu asam.

Buat bedengan dan siram pupuk organik cair untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Setelah itu, tutup bedengan dengan mulsa plastik. Kemudian buat lubang tanam dengan jarak 60 x 70 cm. Lalu, biarkan bedengan 1 hingga 2 minggu sebelum ditanami.

4. Pastikan pemupukan teratur dan seimbang

Untuk menjaga tanaman tetap produktif, kebutuhan nutrisi harus terpenuhi sejak awal sampai fase pembungaan dan pembentukan buah.

Pemupukan dasar dengan pupuk organik, kemudian pemupukan susulan dengan NPK dan pupuk cair secara berkala, dapat membantu tanaman tetap aktif berbuah tanpa cepat lelah. 

5. Kontrol hama dan penyakit sejak dini

tanaman cabai, 7 Cara Membuat Tanaman Cabai Panen Berulang Kali, Cocok untuk Lahan dan Pekarangan, 1. Pilih benih unggul, 2. Lakukan persemaian dengan benar, 3. Siapkan lahan dengan benar, 4. Pastikan pemupukan teratur dan seimbang, 5. Kontrol hama dan penyakit sejak dini, 6. Lakukan pemeliharaan dengan benar, 7. Panen secara teratur dan tepat waktu

Ilustrasi pupuk untuk tanaman cabai

Serangan hama seperti kutu daun, thrips, dan tungau serta penyakit akar membuat produksi buah cepat menurun.

Dilansir dari Dinas Pertanian Buleleng, pengendalian secara mekanis (penyisiran daun/serangan) atau penggunaan pestisida organik dapat menjaga tanaman tetap sehat, sehingga masa produktifnya lebih panjang. 

6. Lakukan pemeliharaan dengan benar

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan tanaman cabai adalah:

  • Penyiraman tergantung pada keadaan cuaca, pada udara panas lakukan setiap pagi dan sore hari demikian juga pada pembibitan
  • Pasang ajir atau bambu pada media tanam. Pada umur 10-15 setelah tanam ikatkan batang tanaman yang berada di bawah cabang utama dengan tali plastik dan pada umur 30-40 hari setelah tanam ikat tanaman di atas cabang utama.
  • Lakukan pembuangan daun-daun tua, bunga pertama, dan seluruh tunas yang keluar dari ketiak daun di bawah percabangan pertama, yang bertujuan agar pertumbuhan vegetatif tanaman dapat optimal
  • Lakukan pencabutan tanaman liar atau rumput yang tumbuh di media tanam sekaligus dengan menggemburkan medianya.

7. Panen secara teratur dan tepat waktu

Cabai yang dipanen tepat waktu akan merangsang tanaman untuk menghasilkan bunga dan buah baru lebih cepat.

Menurut pedoman teknis budidaya, tanaman bisa dipanen hingga 15–17 kali dengan jeda 7–14 hari antara pemetikan jika pertumbuhannya optimal.

Cabai yang dipetik dengan tangkai juga membantu kualitas panen lebih awet. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang