Cara Mengatasi Hama Thrips pada Tanaman Cabai dengan Cara Alami
- 1. Ada Bercak keperakan pada daun
- 2. Daun menggulung/keriting/mengerut
- 3. Perubahan warna daun yang meluas
- 4. Bunga rontok
- 5. Daun mudah patah
- 6. Buah cacat
- 1. Monitoring dan deteksi dini
- 2. Gunakan mulsa reflektif
- 3. Pelihara musuh alami thrips
- 4. Jaga sanitasi dan kebersihan lahan
- 5. Semprot air untuk mengusir thrips
- 6. Gunakan pestisida nabati

Hama thrips merupakan salah satu serangga penghisap yang sering menyerang tanaman cabai.
Serangan thrips dapat menyebabkan daun dan buah menjadi cacat, pertumbuhan terganggu, hingga berkurangnya hasil panen secara signifikan.
Thrips adalah serangga kecil yang hidup pada daun muda, bunga, atau bagian tanaman cabai lainnya.
Serangan thrips sering ditandai dengan bercak keperakan atau putih pada daun, pertumbuhan tanaman yang terdistorsi, serta deformasi buah cabai.
Jika tidak ditangani, serangan ini bisa mengurangi produksi dan kualitas hasil panen cabai.
Lantas, bagaimana ciri tanaman cabai terserang thrips dan bagaimana cara mengatasinya?
Ciri tanaman cabai diserang thrips
Dilansir dari laman Kementerian Pertanian RI, ada beberapa ciri tanaman cabai diserang thrips, yaitu:
1. Ada Bercak keperakan pada daun
Beberapa sumber menyatakan bahwa thrips menghisap cairan daun sehingga muncul bercak berwarna keperakan atau putih yang menyebar di permukaan daun cabai.
2. Daun menggulung/keriting/mengerut
Serangan berat thrips bisa menyebabkan daun, pucuk atau tunas menggulung ke dalam, keriting, hingga pertumbuhan tanaman terhambat.
3. Perubahan warna daun yang meluas
Bercak awalnya sering muncul di bawah permukaan daun dan kemudian bisa menyebar, berubah menjadi kuning lalu coklat pada serangan berat thrips, dilansir dari Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng.
4. Bunga rontok
Serangan thrips juga dapat menyebabkan bunga rontok dan pertumbuhan tanaman menjadi kerdil karena hama ini menghisap cairan dari jaringan muda.
5. Daun mudah patah
Daun yang terserang hama thrips biasanya akan:
- Terasa lebih kaku
- Rapuh dan mudah patah
- Warna hijau memudar
- Permukaan daun tidak rata.
6. Buah cacat
Jika serangan terjadi saat pembentukan buah, maka bisa terjadi ciri ini:
- Permukaan buah kasar
- Ada garis atau parut kecoklatan
- Buah tumbuh tidak simetris.
Cara mengatasi hama thrips
Ciri lain tanaman cabai terserang thrips adalah terlihat ada serangga kecil saat daun dibalik.
Serangga ini berwarna coklat, sangat kecil dan ramping, dan bergerak cepat serta meloncat saat disentuh.
Jika Anda melihat semua ciri di atas, lakukan pengusiran thrips dengan langkah ini:
1. Monitoring dan deteksi dini
Dilansir dari laman University of California Agriculture & Natural Resources, langkah ini sangat penting untuk mencegah hama thrips meluas.
Pengamatan rutin tanaman adalah langkah awal pengendalian thrips secara alami. Anda dapat menggunakan:
- Sticky trap warna kuning untuk menarik dan menangkap thrips dewasa. Warna kuning efektif menarik hama ini sehingga jumlahnya dapat berkurang.
- Pemeriksaan visual pada daun dan bunga secara berkala, terutama bagian bawah daun tempat thrips biasa bersembunyi.
- Monitoring membantu mengetahui tingkat infestasi dan menentukan tindakan pengendalian secara tepat waktu.
2. Gunakan mulsa reflektif
Mulsa plastik berwarna cerah atau reflektif (misalnya mulsa silver atau aluminium) dapat membantu:
- Memantulkan cahaya sehingga membingungkan sensor visual thrips, sehingga semakin sulit bagi hama itu menemukan tanaman target.
- Kombinasi mulsa reflektif dengan kebersihan lahan yang baik bisa menekan jumlah thrips pada awal musim tanam.
3. Pelihara musuh alami thrips
Beberapa serangga predator dan organisme lain dapat membantu menekan populasi thrips secara alami.
Misalnya predator seperti kepik pemangsa, lacewings atau beberapa jenis tungau pemangsa yang dapat memakan thrips dan telurnya.
Cara ini termasuk dalam strategi pengendalian hayati, yang memanfaatkan musuh alami untuk menjaga keseimbangan ekosistem tanpa bahan kimia sintetik.
4. Jaga sanitasi dan kebersihan lahan
Menjaga kebersihan area tanam merupakan langkah penting. Ini caranya:
- Buang sisa tanaman yang telah terinfestasi.
- Bersihkan gulma dan tanaman liar di sekitar area tanam karena bisa menjadi inang thrips.
Dengan membersihkan lingkungan tanam, thrips tidak memiliki banyak tempat untuk berkembang biak dan bertahan.
5. Semprot air untuk mengusir thrips
Metode mekanis sederhana ini dapat membantu mengurangi jumlah thrips tanpa bahan kimia, caranya:
- Semprot tanaman dengan air kuat dari selang untuk menjatuhkan thrips dari daun dan bunga.
- Fokuskan penyemprotan pada bagian bawah daun tempat thrips sering bersembunyi.
Meski cara ini tidak sepenuhnya membasmi hama, ini merupakan langkah efektif untuk mengurangi populasi awal serangan.
6. Gunakan pestisida nabati
Salah satu pestisida nabati yang aman untuk tanaman cabai adalah ekstrak daun sirsak, yang menunjukkan efektivitas menekan populasi thrips pada cabai dalam penelitian pertanian agrikultur.
Pestisida nabati bekerja lebih lembut terhadap tanaman dan lingkungan, serta dapat menjadi alternatif sebelum menggunakan insektisida kimia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang