Cara Memangkas Tanaman Cabai agar Lebih Rimbun dan Panen Banyak

Di tengah harga cabai yang melambung tinggi, beberapa orang mulai mencoba budidaya cabai di huniannya masing-masing.
Tanaman cabai, untungnya, adalah tanaman yang cukup mudah dibudidayakan. Tanaman ini mudah tumbuh, dan mudah pula perawatannya.
Nah, untuk membuat produksi atau panen meningkat, Anda perlu melakukan beberapa langkah perawatan, salah satunya memangkas daun dan ranting yang tidak produktif.
Namun ingat, memangkas tanaman cabai tak bisa dilakukan sembarangan.
Fungsi pemangkasan untuk meningkatkan produktivitas
Mengacu pada panduan budidaya dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pemangkasan bertujuan untuk mengatur pertumbuhan tanaman agar lebih optimal, termasuk menghilangkan bagian yang tidak produktif serta memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman.
Dalam dokumen teknis tersebut dijelaskan bahwa pengelolaan tanaman, termasuk pemangkasan, merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan hasil produksi cabai.
Selain itu, penelitian di bidang pertanian menunjukkan bahwa pemangkasan pucuk mampu merangsang pertumbuhan tunas baru dan cabang produktif.
Sehingga jumlah bunga dan buah yang dihasilkan tanaman cabai dapat meningkat.
Waktu yang tepat untuk memangkas cabai
Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada fase awal pertumbuhan tanaman.
Berdasarkan penelitian agronomi, pemangkasan pada kisaran usia sekitar 21–28 hari setelah tanam terbukti memberikan hasil pertumbuhan dan produksi yang lebih tinggi dibandingkan waktu lainnya.
Dilansir dari journal LPPM Unasman, pada fase ini, tanaman masih berada pada tahap vegetatif sehingga respons terhadap pemangkasan lebih optimal dalam membentuk percabangan baru.
Teknik pemangkasan cabai umumnya dilakukan dengan cara:
- Memotong pucuk utama (top pruning) untuk merangsang cabang samping
- Membuang tunas tidak produktif di bagian bawah batang
- Memangkas daun atau cabang yang rusak agar tidak menjadi sumber penyakit
Pemangkasan pucuk akan menghilangkan dominasi apikal pada tanaman, sehingga energi pertumbuhan dialihkan ke tunas samping yang lebih produktif.
Dampak terhadap hasil panen
Tanaman cabai yang dipangkas dengan benar cenderung:
- memiliki cabang lebih banyak
- menghasilkan bunga lebih merata
- memiliki potensi buah lebih banyak
Pemangkasan juga membantu mengurangi risiko penyakit karena sirkulasi udara jadi lebih baik dan kelembapan tidak terlalu tinggi.
Meski bermanfaat, pemangkasan harus dilakukan secara hati-hati. Pemotongan yang terlalu banyak atau pada waktu yang tidak tepat justru dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Petani maupun pekebun rumahan disarankan menggunakan alat yang bersih dan tajam, serta melakukan pemangkasan secara bertahap sesuai kondisi tanaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang