Dua Hama yang Paling Sering Menyerang Tanaman Cabai, Petani Urban Wajib Tahu

tanaman cabai, Hama kutu putih, hama tanaman cabai, hama kutu putih, kutu putih pada tanaman cabai, Dua Hama yang Paling Sering Menyerang Tanaman Cabai, Petani Urban Wajib Tahu

Tren petani urban sedang marak, beberapa memilih tanaman cabai untuk dibudidayakan di lahannya yang terbatas.

Petani urban sendiri adalah orang yang melakukan kegiatan bercocok tanam atau beternak di lingkungan perkotaan, di lahan hunian yang terbatas.

Nah, tanaman cabai, sepintas terlihat mudah ditanam dan dibudidayakan. Padahal, ada beberapa hama yang bisa membunuh atau menghambat tanaman cabai.

Hama kutu putih, adalah yang paling sering menyerang tanaman cabai. 

Terkadang, beberapa orang mengira bintik berwarna putih pada bagian daun itu adalah jamur yang tidak berbahaya. 

Padahal, kalau diperiksa lebih dekat, dan terlihat seperti serat kapas putih atau serangga kecil bergerombol berwarna putih, maka dapat dipastikan itu adalah hama kutu putih.

Selain kutu putih, tanaman cabai juga sering diserang semut. Serangga ini akan cepat membuat tanaman cabai Anda layu, kemudian mati.

Lantas, apa saja hama yang paling sering menyerang tanaman cabai?

Hama kutu putih tanaman cabai

tanaman cabai, Hama kutu putih, hama tanaman cabai, hama kutu putih, kutu putih pada tanaman cabai, Dua Hama yang Paling Sering Menyerang Tanaman Cabai, Petani Urban Wajib Tahu

Ilustrasi hama kutu putih pada tanaman cabai.

Dilansir dari Gardening Know How, kutu putih merupakan anggota famili serangga Coccoidea. Kutu ini umum menyerang tanaman hias dan tanaman yang ada di halaman rumah. 

Ukuran kutu putih berkisar antara 1 hingga 4 milimeter, dengan panjang tergantung usia dan spesiesnya. 

Jika menyerang tanaman di halaman rumah, kutu putih biasanya hidup berkoloni. 

Kutu putih betina bisa terlihat seperti kapas kecil, terutama saat bertelur. 

Sedangkan kutu putih jantan dewasa berumur pendek, menyerupai lalat bersayap dua dan jarang terlihat. 

Nimfa yang baru menetas memiliki warna yang bervariasi, dari kuning hingga merah muda. 

Kutu putih di halaman mengurangi kekuatan tanaman, terutama ketika populasi besarnya menyedot getah dari daun dan batang tanaman. 

Dilansir dari (25/9/2021), saat makan, kutu putih akan mengeluarkan melon atau kotoran manis. 

Kemudian, jamur jelaga akan tumbuh di atas melon. Hal ini lah yang akan mengurangi kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis, menyebabkan daun dan bagian tanaman mati. 

Hama semut tanaman cabai

Dilansir dari buku Sukses Budidaya Tumpang Sari Cabai & Tomat Praktis & Menguntungkan karya Yunus Iman Nurhakim, kedatangan semut pada cabai bisa muncul saat tanaman masih berupa bibit di persemaian.

Saat masih bibit, semut dapat merusak bibit dengan memakan bagian-bagian tanaman sampai bibit tak bisa ditanam lagi.

Sedangkan pada tanaman dewasa, kehadiran semut ini biasanya diakibatkan oleh hadirnya kutu daun ataupun kutu putih.

Di saat bersamaan, kehadiran semut ini kemudian ikut berperan pula menjadi media penyebaran kutu daun dan embun jelaga.

Pada akhirnya, kehadiran hama-hama ini dapat menyebabkan daun menggulung atau keriting hingga menurunkan kualitas panen.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang