Cara Memangkas Tanaman Cabai yang Tepat agar Hasil Panen Makin Banyak

cabai, tanaman cabai, cara memangkas tanaman cabai, Cara Memangkas Tanaman Cabai yang Tepat agar Hasil Panen Makin Banyak, 1. Lakukan pemangkasan di awal musim, 2. Pemangkasan untuk membangun struktur cabang, 3. Pemangkasan untuk perkembangan akar, 4. Pemangkasan untuk pengendalian penyakit 

Tak hanya perlu diberi pupuk, sinar matahari, dan penyiraman air yang tepat, tanaman cabai juga perlu dipangkas secara berkala.

Pemangkasan tanaman cabai ini bisa meningkatkan kesuburan tanaman, dan pada akhirnya dapat meningkatkan jumlah panen.

Dilansir dari laman Cybext Kementerian Pertanian (26/6/2023), pemangkasan tanaman cabai dilakukan untuk menghasilan pencabangan yang banyak.

Dan dengan cabang yang banyak, maka potensi hasil buahnya akan semakin tinggi.

Selain itu, pemangkasan juga berguna untuk memperbanyak bunga. Banyaknya bunga juga memengaruhi hasil panen cabai. Di mana semakin banyak bunganya, maka semakin banyak pula buah cabai yang bisa dipanen.

Lalu, bagaimana cara memangkas tanaman cabai yang benar?

Waktu terbaik memangkas tanaman cabai

Dikutip dari laman Southern Living (26/2/2023), ada dua waktu utama memangkas tanaman cabai.

Yaitu selama periode pertumbuhan di musim semi dan akhir musim ketika ancaman embun beku semakin dekat.

Tujuan pemangkasan pada kedua waktu ini sangat berbeda.

Pemangkasan awal musim dilakukan untuk mencapai tiga hal, yaitu membangun struktur cabang yang kuat, mendorong perkembangan akar, serta mengatasi penyakit.

Pemangkasan akhir musim dilakukan untuk mempercepat pematangan buah saat embun beku mengancam. 

Cara memangkas tanaman cabai

cabai, tanaman cabai, cara memangkas tanaman cabai, Cara Memangkas Tanaman Cabai yang Tepat agar Hasil Panen Makin Banyak, 1. Lakukan pemangkasan di awal musim, 2. Pemangkasan untuk membangun struktur cabang, 3. Pemangkasan untuk perkembangan akar, 4. Pemangkasan untuk pengendalian penyakit 

Ilustrasi tanaman cabai. Cara dan waktu yang tepat memangkas tanaman cabai.

Guna mendapatkan cabang yang banyak, salah satu caranya adalah dengan memangkas pucuk tanaman. Pemangkasan bisa dilakukan dengan menggunakan gunting.

Gunakan alat pemangkas yang bersih dan tajam, serta lakukan pemangkasan tepat di atas cabang atau simpul daun.

Jaga kebersihan gunting atau alat demi mencegah penyebaran penyakit. Kalau perlu, disinfeksi peralatan dengan mencelupkannya ke dalam larutan pemutih 10 persen.

Saat memangkas, buanglah daun atau ranting yang "sakit" ke tempat sampah, bukan ke kompos.

Berikut penjelasan rincinya:

1. Lakukan pemangkasan di awal musim

Dilansir dari (26/2/2026), sebagian besar tukang kebun menanam tanaman cabai dari cangkokan yang dibeli di toko.

Pemangkasan awal musim selama fase pembentukan terjadi saat pemindahan dan selama beberapa minggu pertama setelah transplantasi dipindahkan ke kebun.  

2. Pemangkasan untuk membangun struktur cabang

Selama fase pembentukan, tanaman cabai mengarahkan energinya untuk mengembangkan akar serta menumbuhkan daun dan cabang.

Banyak tanaman cabai yang memiliki batang tunggal dan panjang yang sering kali cukup lemah karena tumbuh di dalam ruangan.

Ketika tanaman mencapai tinggi sekitar 30 sentimeter, potong atau jepit batang varietas cabai yang lebih kecil, seperti jalapeno, shishito, dan Thailand, kembali ke set daun kedua atau ketiga. Ini disebut pemangkasan pucuk atau ujung. 

Nantinya, tanaman akan merespons dengan mengirimkan cabang-cabang di sepanjang batang, menghasilkan tanaman yang lebih berisi dan kuat.  

Pemangkasan ujung tidak terlalu penting untuk varietas yang lebih besar seperti paprika lonceng, cubanelle, dan poblano, yang cenderung mengembangkan pola percabangan berbentuk Y yang kuat.

Untuk varietas-varietas ini, kenali batang yang kuat yang membentuk huruf Y, yang akan menjadi struktur utama tanaman. Pangkas cabang yang lebih kecil, berhati-hatilah agar tidak merusak cabang utama yang berbentuk Y.  

3. Pemangkasan untuk perkembangan akar

Anda dapat mendorong perkembangan akar yang lebih sehat dengan membuang bunga yang mekar pertama kali.

Hal ini memungkinkan tanaman untuk mengerahkan energi guna membangun sistem perakaran yang luas daripada memfokuskan energi pada produksi buah.

4. Pemangkasan untuk pengendalian penyakit 

Atasi penyakit dengan menipiskan daun bagian bawah seperti yang dilakukan pada tanaman tomat, sebuah proses yang sering disebut sebagai pemangkasan bagian bawah.

Saat tanaman setinggi sekitar 60 sentimeter, pangkas dedaunan dari bagian bawah.

Membuang daun bagian bawah membantu mencegah penyakit tanaman dengan mengurangi kemungkinan patogen yang ditularkan melalui tanah yang memercik ke dedaunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang