Dedi Mulyadi Respons Sindiran Pandji Pragiwaksono Soal 'Gubernur Artis YouTube'

Pnadji Pragiwaksono dan Dedi Mulyadi
Pnadji Pragiwaksono dan Dedi Mulyadi

 Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara menanggapi sindiran yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand-up comedy spesial terbarunya. 

Sindiran tersebut menjadi perbincangan publik lantaran menyinggung kecenderungan masyarakat Jawa Barat dalam memilih pemimpin yang dikenal luas oleh publik atau memiliki popularitas tinggi. Scroll lebih lanjut yuk!

Pandji Pragiwaksono menyoroti fenomena tersebut dalam pertunjukan stand-up comedy spesial berjudul Mens Rea yang tayang di Netflix. Dalam materi satir politiknya, Pandji menyebut Jawa Barat sebagai salah satu wilayah dengan persoalan serius karena masyarakatnya dinilai gemar memilih pemimpin yang berasal dari kalangan figur publik.

Ia menyinggung sejumlah nama yang pernah memimpin Jawa Barat, mulai dari Deddy Mizwar, Dede Yusuf, hingga Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi tidak menunjukkan sikap defensif. Ia justru merespons dengan nada terbuka melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71. 

Dalam video tersebut, Dedi mengaku sebagai penggemar karya-karya Pandji Pragiwaksono dan menyampaikan apresiasinya atas kritik yang disampaikan secara terbuka.

"Saya yang dianggap gubernur YouTuber, saya ngga boleh puji saya baik apa ngga dalam memimpin. Begini saja, Pandji datang ke Jawa Barat, keliling, lewati jalan-jalan provinsi. Kemudian keliling ke daerah di berbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, saya membangunnya benar apa ngga. Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan. Kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan," ungkap Dedi Mulyadi di Instagram, dikutip Senin 5 Januari 2025.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa kritik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Ia menilai kritik, termasuk yang disampaikan melalui medium hiburan, memiliki peran penting sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pemimpin publik.

"Terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka," tambah Dedi Mulyadi.

Sebagai informasi, Mens Rea merupakan komedi spesial ke-10 Pandji Pragiwaksono yang mengangkat isu budaya hukum di Indonesia serta berbagai ironi dalam kehidupan sosial dan politik. 

Dengan gaya satir khasnya, Pandji mengajak penonton untuk berpikir kritis terhadap realitas yang kerap dianggap lumrah.

Dalam salah satu segmen pertunjukan tersebut, Pandji secara gamblang menyinggung kecenderungan masyarakat Sunda dalam memilih pemimpin populer. 

"Orang sunda senang memilih artis. Gubernur mereka waktu itu artis film, Deddy Mizwar, wakilnya Dede Yusuf. Sekarang gubernurnya Dedi Mulyadi artis YouTube," kata Pandji.

Pernyataan tersebut pun memicu beragam reaksi di ruang publik. Namun, respons terbuka Dedi Mulyadi dinilai mencerminkan sikap dewasa dalam menyikapi kritik, sekaligus menegaskan kesiapannya untuk dinilai langsung melalui kinerja nyata di lapangan.