Dedi Mulyadi: Pawai 4 Kali Lipat dari Tahun Lalu, Profesionalisme Kunci Persib Juara
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengutarakan bahwa jumlah suporter yang mengiringi pawai Persib Bandung meledak empat kali lipat dari tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Dedi Mulyadi dalam wawancara dengan Persib TV di JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) kawasan Asia Afrika yang menjadi titik puncak konvoi Persib.
"Tahun dulu tidak seperti ini, Menurut saya hari ini jumlah yang ikut pawai atau konvoi 4x lipat dari tahun dulu. Bisa dilihat dari jalan yang stuck," ujarnya.
"Saya dulu naik mobil masih bisa sampai tujuan, bisa sampai finish. Hari ini naik motor pun tak bisa finish. Kalau mau finish harus jalan kaki."
"Tim Persib pun bisa sampai dengan berjalan kaki."
Pendapat Soal Gelar Bersejarah
Ia pun memberikan pendapat soal hattrick gelar juara Persib Bandung. Baginya, gelar ketiga beruntun yang bersejarah di era Liga 1 ini datang berkat dukungan semua pihak.
Belum lagi, Persib memenangkan gelar kelima mereka yang membuat klub melewati pencapaian Persipura Jayapura sebagai tim dengan gelar Liga Indonesia terbanyak.
"Persib klub profesional yang tumbuh besar karena dukungan para bobotoh, Viking, pencinta Persib," ujarnya.
"Artinya, bahwa tiga kali juara beruntun menunjukkan profesinalisme Persib dan tumbuh besar bersama para pendukungnya."
Terakhir, ia pun mengungkapkan agar para bobotoh menjaga satu sama lain di pesta juara ini.
Iring-iringan Persib Bandung saat melintas di Jalan Lembong memggunakan bus terbuka, Minggu (24/5/2026).
"Kita boleh berjubel dan euforia tetapi tidak boleh ada peristiwa-peristiwa (yang tak diinginkan). Karena Persib itu lebih mencintai jadi juara ketimbang bertikai."
Senada dengan Dedi Mulyadi, legenda Persib Djadjang Nurdjaman pun mengutarakan bahwa euforia tahun ini lebih fantastis ketimbang tahun lalu.
"Saya setuju, tahun ini lebih dari tahun lalu. Euforia bobotoh luar biasa sampai tak bisa bergerak, jalan kaki aja susah," ujarnya.
"Ini karena kita hatrick tiga gelar beruntun. Baru persib yang bisa melakukannya."
"Sangat terharu dari dulu jadi bagian Persib, luar biasa. Support Persib luar biasa."
Pria yang membawa Persib juara Liga Super Indonesia 2014 tersebut juga mengutarakan bahwa klub tak ingin bersenang berlebihan dengan prestasi menjadi juara ini.
"Tentu kita tak akan puas dengan mencapai hattrick, kita ingin selalu ada nomor satu di Liga 1," ujar Djanur menambahkan.
"Kita tahu apa yang diperbuat, evaluasi, dan harus diperbaiki apa yang menjadi kekurangan."
"Terima kasih kepada para bobotoh yang luar biasa sampai kita berprestasi ini."