IHSG Sesi I Naik Tipis, Emiten Migas Milik Sinarmas Grup Terbang

Pergerakan IHSG.
Pergerakan IHSG.

Sepanjang sesi perdagangan tersebut, IHSG bergerak dalam rentang area 8.272 hingga 8.312. Nilai transaksi mencapai Rp 8,84 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,28 juta kali.

Penguatan indeks domestik sejalan meningkatnya sederet sektor saham. Sektor industri melesat 4,02 persen, sektor infrastruktur melonjak 0,72 persen hingga sektor energi melambung 0,41 persen. 

Meski IHSG kinclong, beberapa sektoral mengalami koreksi. Sektor properti merosot 2,61 persen, sektor bahan baku (basic materials) melemah 0,88 persen, lalu sektor kesehatan menyusut 0,41 persen. 

Ilustrasi Saham Meta Cetak Rekor Tertinggi

Secara teknikal, Analis Phintraco Sekuritaa menilai bahwa pembentukan positif slope pada MACD terus berlanjut. Selain itu, Stochastic RSI sedang menuju overbought area. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 8.300 sampai 8.325 pada perdagangan sesi kedua," ungkap analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya dikutip Selasa, 4 November 2025.

Analis Phintraco Sekuritas juga melaporkan saham-saham di jajaran top gainers karena berhasil mencetak lonjakan harga tertinggi, diantaranya:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melonjak 4,29 persen atau 3.775 poin hingga menembus level 91.775. Saham DSSA merupakan bagian dari Sinarmas Grup yang bergerak di bidang usaha energi dan infrastruktur, khususnya minyak, gas dan batu bara.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Saham TLKM membukukan kenaikan sebesar 2,99 persen atau 100 poin menjadi 3.450.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham MEDC menguat 2,24 persen atau 30 poin ke posisi 1.370.