IHSG Sesi I Naik 39 Poin Usai Cetak Rekor Tertinggi Intraday, Cek 3 Saham Tercuan

Penutupan IHSG
Penutupan IHSG

Kinclongnya indeks ditopang oleh kinerja positif sejumlah sektor. Lonjakan tertinggi dicatatkan sektor konsumer non-siklikal sebesar 1,50 persen, sektor energi naik 1,38 persen dan sektor properti melambung 1,15 persen.

Sementara itu, sektor bahan baku terkoreksi sebesar 0,93 persen. Penurunan juga melanda sektor infrastruktur sebesar 0,36 persen dan sektor infrastruktur merosot 0,04 persen. 

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai dari sisi teknikal, momentum penguatan masih terjaga yang tercermin dari histogram MACD yang terus bergerak menguat di area positif. Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi taking profit, mengingat indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought. 

"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 8.950–9.000 pada sesi kedua perdagangan hari ini," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Kamis, 8 Januari 2026.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas melaporlan tiga emiten saham membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 antara lain:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Saham AMMN melesat 5,33 persen atau 425 poin menjadi 8.400.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melambung 5,29 persen atau 5.325 poin hingga menembus level 105.900.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Hasil positif juga dicatatkan saham konglomerasi Prajogo Pangestu. Saham DSSA menguat 3,93 persen atau 120 poin menjadi 3.170.