IHSG Sesi I Menguat Tipis 0,18 Persen, Cek 3 Saham Tercuan di Jajaran LQ45
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lebih tinggi pada sesi pertama perdagangan Jumat, 5 Desember 2025. IHSG menguat 0,18 persen atau 15,77 poin ke level 8.655,97.
IHSG terpantau bergerak cenderung sideways dalam rentang area 8.644 hingga level 8.689. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,34 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,49 juta kali.
Sektor industri memimpin lonjakan tertinggi sebesar 3,83 persen. Kenaikan signifikan juga dicatatkan sektor transportasi sebesar 3,00 persen dan sektor infrastruktur melambung 2,83 persen.
Sementara itu, sektor kesehatan merosot 0,53 persen. Sektor bahan baku turun sebesar 0,35 persen disusul koreksi sektor non-siklikal sebesar 0,32 persen.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai dari sisi teknikal, Stochastic RSI berada pada area netral menuju overbought. Indikator MACD menunjukan pelebaran positive slope.
"Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 8.600-8.690 pada sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Jumat, 5 Desember 2025.
Lebih lanjut, Phihtraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham yang berhasil membukukan pengingkatan tertinggi di jajaran saham unggulan antara lain:
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL menguat dua digit sebesar 10,38 persen atau 300 poin menjadi 3.190.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Pertamina Geothermal Energy (PGE).
Saham PGEO melonjak sebesar 5,60 persen atau 65 poin ke level 1.225.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Hasil positif juga dicatatkan saham SMGR sebesar 3,57 persen atau 100 poin hiingga menembus area 2.900.