IHSG Kembali ke Zona Hijau pada Sesi I, Cek 3 Saham di Puncak Saham Unggulan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat (rebound) pada akhir sesi pertama perdagangan Kamis, 19 November 2025. IHSG naik 0,68 persen atau 57,19 poin ke level 8.419,12.
Pergerakan IHSG berada di kisaran area 8.375 hingga titik tertinggi intraday mencapai posisi 8.426. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 20,59 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,34 juta kali.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menuturkan secara teknikal, IHSG kembali menguji resistance psikologis 8,400 dan mampu bertahan di atas level tersebut secara intraday. Sayangnya, sektor teknologi menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan tipis sebesar 0,02 persen.
Sektor energi mencatat lonjakan tertinggi sebesar 1,90 persen. Sektor saham lain yang mencatat lompatan signifikan adalah sektor industri dan kesehatan, masing-masing meningkat 1,16 persen dan 1,12 persen.
Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Dari sisi indikator modern, histogram MACD mulai menipis. Sejalan dengan kondisi tersebut, stochastic RSI telah berada pada area overbought, sehingga memunculkan potensi pullback jangka pendek masih perlu diantisipasi.
"Dengan mempertimbangkan kombinasi sinyal tersebut, kami memperkirakan IHSG akan menguji area psikologis 8.400 pada sesi kedua perdagangan hari ini," imbuh Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya, Kamis, 19 November 2025.
Dalam riset yang sama, Phintraco Sekuritas turut melaporkan tiga emiten saham yang mencatat lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan sebagai berikut:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI mencatat kenaikan dua digit sebesar 10,28 persen atau 22 poin menjadi 236.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Emiten farmasi ikut kiclong seiring rebound IHSG. Saham KLBF menguat 4,24 persen atau 50 poin ke level 1.230.
PT Indosat Tbk (ISAT)
Hasil positif juga dicetak saham ISAT sebesar 3,90 persen atau 80 poin ke posisi 2.130.