Biasanya Dibuang, Kulit Mangga Ternyata Bisa Dimakan
Mangga dikenal sebagai buah tropis yang manis, berair, dan menyegarkan, sehingga disukai banyak orang.
Selain lezat, mangga juga kaya akan manfaat kesehatan, terutama untuk mendukung kesehatan rambut, kulit, kuku, serta sistem pencernaan.
Biasanya saat menikmati mangga, kita akan mengupas kulitnya dan hanya memakan daging buahnya. Sementara kulitnya dibuang begitu saja.
Namun, tahukah kamu bahwa sebenarnya kulit mangga juga bisa dimakan dan mengandung banyak manfaat? Berikut penjelasan lengkapnya.
Kulit mangga aman dimakan, tetapi…
Sebagian besar vitamin, mineral, dan antioksidan dalam buah dan sayur justru terdapat di kulitnya.
Itulah mengapa banyak orang memilih mengonsumsi buah seperti apel, mentimun, atau kentang tanpa dikupas agar mendapat manfaat gizi maksimal.
Lalu bagaimana dengan mangga? Ternyata, kulit mangga secara umum aman untuk dimakan dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk membantu kerja sistem pencernaan.
Meski begitu, tekstur kulit mangga agak keras dan rasanya pahit, sehingga tidak senyaman makan kulit apel.
Namun, ada beberapa cara untuk tetap memanfaatkan kulit mangga tanpa mengorbankan rasa dan tekstur, misalnya diolah menjadi keripik mangga, sirup, atau teh kulit mangga.
Waspadai risiko alergi
Sebelum mencoba makan kulit mangga, penting untuk tahu bahwa mangga mengandung urushiol, zat yang juga terdapat pada tanaman poison ivy dan poison oak, penyebab reaksi alergi kulit.
Jika kamu pernah memiliki alergi, sebaiknya hindari menyentuh atau mengonsumsi kulit mangga karena bisa memicu reaksi gatal atau iritasi.
Ilustrasi mengupas kulit mangga. Kulit mangga bermanfaat bagi kesehatan.
Selain itu, pastikan untuk mencuci kulit mangga dengan bersih sebelum dikonsumsi, terutama jika bukan mangga organik.
Gunakan pembersih buah dari toko atau rendaman cuka alami untuk menghilangkan pestisida dan kotoran.
Cara mengonsumsi kulit mangga
Berikut ini adalah beberapa cara mengonsumsi kulit mangga:
1. Keripik kulit mangga (mango chips)
Daripada dibuang, kulit mangga bisa diubah menjadi camilan renyah. Ada beberapa cara mengeringkannya:
- Air fryer: Panggang irisan kulit mangga pada suhu sekitar 57 derajat Celsius selama 3–4 jam hingga garing.
- Dehidrator: Keringkan pada suhu sekitar 57 derajat Celsius selama 8–12 jam.
- Oven: Panggang di suhu sekitar 80 derajat Celsius selama 4–5 jam.
Tambahkan bubuk cabai, paprika, atau tajin agar rasanya lebih nikmat dan pedas-manis.
2. Sirup kulit mangga untuk minuman
Kulit dan biji mangga juga bisa dimanfaatkan untuk membuat sirup alami yang cocok untuk campuran koktail atau minuman segar.
Cara membuat:
- Campurkan kulit dan biji dari 3 buah mangga dengan 1 cangkir gula.
- Tutup wadah dengan plastik dan diamkan semalaman pada suhu ruang.
- Saring menggunakan saringan halus sambil ditekan perlahan agar sirup keluar semua.
- Simpan sirup dalam wadah kedap udara di kulkas, tahan hingga 2 minggu.
- Tambahkan perasan lemon atau sedikit vanila agar aromanya makin menggoda.
3. Teh kulit mangga
Untuk minuman yang menenangkan dan kaya antioksidan, coba buat teh kulit mangga.
Rebus kulit mangga dalam air mendidih selama sekitar 7 menit. Tambahkan bahan lain seperti jahe segar atau batang kayu manis untuk cita rasa hangat dan aromatik. Setelah itu, saring dan tambahkan madu atau perasan lemon sesuai selera.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.