Dibuka Menghijau, IHSG Diproyeksi Datar di Rentang 8.050-8.100

Ilustrasi papan saham IHSG.
Ilustrasi papan saham IHSG.

IHSG dibuka menguat 23 poin atau 0,29 persen di level 8.094 pada pembukaan perdagangan Jumat, 3 Oktober 2025.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi mendatar alias sideways pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi sideways di 8.050-8.100," kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 3 Oktober 2025.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Pasar saham Asia-Pasifik naik pada perdagangan Kamis, 2 Oktober 2025. Indeks Kospi Korea Selatan melesat 2,70 persen, ditopang kenaikan saham Samsung Electronics (+3,5 persen) dan SK Hynix (+10 persen).

Kenaikan tajam terjadi setelah kedua raksasa teknologi tersebut mengumumkan kemitraan dengan OpenAI untuk memasok chip memori bagi pusat data Stargate. Sementara itu, Kosdaq meningkat 1,05 persen.

Dari sisi makro, inflasi Korea Selatan naik mencapai 2,1 persen (yoy) pada September 2025, lebih tinggi dari ekspektasi 2 persen serta meningkat dibandingkan 1,7 persen pada Agustus 2025.

Sedangkan di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,87 persen sementara Topix turun 0,24 persen.

Selain itu, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 1,13 persen dan Hang Seng Hong Kong naik 1,61 persen. Di sisi lain, pasar saham China dan India tutup karena libur nasional. 

"Support IHSG berada di level 8.000-8.050 sementara resist IHSG di rentang 8.100-8.120," ujarnya.