Pelatih Hyundai Hillstate Sudah Lobi Megawati Sebelum Mundur Mendadak dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
Keputusan Megawati Hangestri Pertiwi mundur mendadak dari Timnas Voli Putri Indonesia jelang pelatnas 2026 akhirnya mulai menemukan titik terang. Di tengah sorotan publik atas absennya sang opposite dari skuad Merah Putih, Megawati kini dipastikan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026-2027.
Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh pelatih Hillstate, Kang Sung-hyung, dalam laporan media Korea Selatan, Edaily, Minggu 10 Mei 2026. Pengumuman ini sekaligus memperkuat alasan Megawati yang sebelumnya menyebut ingin fokus pada karier profesional dan kondisi fisiknya.
Sebelumnya, publik voli Indonesia dikejutkan dengan keputusan pemain yang dijuluki Megatron itu untuk mundur dari pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia. Surat pengunduran diri Megawati diketahui telah diterima PBVSI sejak 27 April 2026.
Dalam pernyataan resminya, Megawati menegaskan keputusan tersebut diambil bukan secara mendadak, melainkan setelah melalui berbagai pertimbangan matang.
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini,” kata Megawati dalam keterangan yang dikutip PBVSI.
Kini, arah keputusan tersebut mulai terlihat jelas setelah Hillstate memastikan Megawati akan kembali tampil di V-League Korea musim depan.
Pihak Hillstate diketahui sempat datang langsung ke Indonesia untuk bertemu Megawati pada 25 April lalu, sesaat setelah Grand Final Proliga 2026. Dalam pertemuan itu, klub membahas kondisi cedera lutut Megawati sekaligus peluangnya kembali bermain di Korea Selatan.
Kang Sung-hyung mengaku optimistis setelah melihat langsung perkembangan kondisi fisik pemain asal Jember tersebut. Menurutnya, Mega masih memiliki motivasi besar untuk bersaing di kompetisi voli Korea.
“Setelah bertemu Mega secara langsung, saya tidak merasakan masalah signifikan dengan kondisi fisiknya. Saya juga memastikan tekadnya yang kuat untuk kembali ke V-League,” ujar Kang Sung-hyung.
Sebelumnya, kondisi cedera lutut Megawati sempat menjadi perhatian karena dikabarkan berpotensi menjalani operasi. Namun, Kang menilai situasi tersebut tidak separah yang ramai diberitakan.
“Ada pembicaraan tentang operasi, tetapi tampaknya tidak terlalu serius. Tampaknya tingkat cederanya agak dilebih-lebihkan. Jika dia mengelola kondisinya dengan baik selama musim liburan, saya yakin tidak akan ada masalah baginya untuk bermain satu musim penuh,” lanjutnya.
Kembalinya Megawati ke Korea juga membuat Hillstate mulai menyusun komposisi pemain asing baru untuk musim depan. Klub tersebut ingin membangun duet kuat di lini serang demi mendukung performa Mega.
Nama Vanja Bukilic menjadi target utama Hillstate. Bukilic sebelumnya pernah bermain bersama Megawati di Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2024-2025.
“Saya sudah memutuskan akan merekrut outside hitter untuk berpasangan dengan Mega di Hillstate. Jika saya beruntung dengan pilihan pertama, saya akan memilih Vanja Bukilic,” kata Kang Sung-hyung.
Namun jika gagal mendapatkan Bukilic, Hillstate juga menyiapkan opsi lain. Nama Jordan Henderson disebut masuk radar klub asal Korea Selatan tersebut.
“Jika Bukilic tidak berhasil, saya juga mempertimbangkan Jordan Henderson dari Amerika Serikat,” ujarnya.
Kang menambahkan bahwa kemampuan bertahan dan penerimaan bola menjadi faktor penting dalam menentukan tandem terbaik untuk Megawati musim depan.
“Karena penerimaan bola sangat penting bagi seorang outside hitter, saya memantau kemampuan bertahan mereka dengan cermat,” tutup Kang Sung-hyung.
Di sisi lain, absennya Megawati menjadi tantangan besar bagi Marcos Sugiyama dalam mempersiapkan tim menghadapi jadwal padat sepanjang 2026. Indonesia dijadwalkan tampil di AVC Nation’s Cup, SEA V League, hingga AVC Continental Cup.
Sejumlah nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira diprediksi bakal mendapat peran lebih besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Megawati.