Hyundai Ioniq V Bocor ke Publik
Hyundai tengah menyiapkan senjata baru untuk pasar kendaraan listrik. Menjelang peluncuran resminya, wujud Hyundai Ioniq V mulai terlihat dalam bentuk yang nyaris siap produksi dan memperlihatkan desain yang jauh berbeda dibanding sedan konvensional pada umumnya.
Mobil listrik terbaru tersebut pertama kali menarik perhatian saat tampil di China. Dari sejumlah foto yang dilihat VIVA Otomotif di Carnewschina, Kamis 4 Juni 2026, Ioniq V mengusung pendekatan desain futuristis yang membuatnya terlihat seperti mobil konsep yang keluar dari layar film fiksi ilmiah.
Bagian depan mengadopsi identitas desain khas keluarga Ioniq dengan lampu berteknologi LED bergaya pixel yang selama ini menjadi ciri khas kendaraan listrik Hyundai. Sementara siluet bodinya dibuat sangat aerodinamis dengan atap bergaya fastback yang mengalir hingga bagian belakang.
Kesan modern semakin kuat berkat penggunaan pintu tanpa bingkai atau frameless door, gagang pintu semi tersembunyi, serta garis bodi yang minim lekukan berlebihan. Di bagian belakang, Hyundai menyematkan lampu memanjang yang membentang dari sisi kiri hingga kanan kendaraan.
Hyundai Ioniq V
Secara dimensi, Ioniq V memiliki panjang sekitar 4,9 meter dengan jarak sumbu roda 2,9 meter. Ukuran tersebut membuatnya masuk ke kategori sedan menengah, sekaligus menawarkan kabin yang lebih lapang dibanding banyak sedan listrik yang beredar saat ini.
Tidak hanya tampilannya yang menarik perhatian, bagian interior juga dirancang mengikuti tren kendaraan listrik modern. Hyundai membekali mobil ini dengan layar berukuran 27 inci beresolusi 4K yang menggabungkan fungsi panel instrumen dan sistem hiburan dalam satu kesatuan.
Teknologi head-up display turut disematkan untuk memudahkan pengemudi melihat informasi penting tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan. Sistem infotainmentnya sendiri ditenagai chip Snapdragon 8295 yang banyak digunakan pada kendaraan listrik generasi terbaru.
Di sektor teknologi keselamatan dan bantuan berkendara, Hyundai menyiapkan sistem semi-otonom Level 2+ yang mendukung berbagai fungsi seperti bantuan berkendara di jalan tol, navigasi otomatis, hingga parkir otomatis.
Meski belum mengumumkan seluruh spesifikasi resmi, Hyundai diketahui menyiapkan dua pilihan sistem penggerak untuk Ioniq V. Mobil ini akan hadir dalam versi listrik murni atau battery electric vehicle (BEV), serta varian extended-range electric vehicle (EREV) yang memanfaatkan mesin bensin sebagai generator pengisi daya baterai.
Tenaga yang dihasilkan berkisar antara 190 hingga 228 daya kuda. Hyundai juga membekali Ioniq V dengan arsitektur kelistrikan 800 volt, teknologi yang biasanya ditemukan pada kendaraan listrik premium karena memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat.
Penggunaan baterai dari CATL semakin mempertegas keseriusan Hyundai dalam mengembangkan kendaraan listrik yang mampu bersaing di pasar terbesar dunia.
Kehadiran Ioniq V juga menjadi langkah penting bagi Hyundai yang sedang berupaya memperkuat posisinya di pasar China. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan yang semakin ketat dari merek lokal membuat pabrikan global harus menghadirkan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan selera konsumen setempat.