IHSG Ditutup Naik 46 Poin, Intip 3 Saham Paling Cuan di LQ45

Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)

Sektor properti memimpin kenaikan sebesar 2,41 persen lalu sektor siklikal meningkat 2,03 persen. Kemudian sektor infrastruktur melambung 0,90 persen, sektor energi melonjak 0,91 persen, sektor keuangan naik 0,63 persen dan sektor industri meningkat 0,30 persen. 

Meski IHSG kinclong, sebagian sektor saham mengalami koreksi. Sektor bahan baku anjlok 2,06 persen disusul penurunan sektor teknologi sebesar 0,98 persen, sektor transportasi tergerus 0,38 persen, sektor kesehatan amblas 0,25 persen dan sektor non-siklikal kehilangan 0,22 persen. 

IHSG. (foto ilustrasi)

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyoroti cerahnya indeks domestik seiring dengan penguatan indeks dolar AS akibat komentar pejabat the Fed yang cenderung hawkish sehingga melemahkan harapan akan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan Desember 2025. 

Secara teknikal, IHSG bertahan di atas level MA5. Histogram positif MACD kembali mengalami kenaikan. Indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area overbought.

Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas melaporkan saham-saham yang mencetak hasil positif. Berikut tiga saham di puncak jajaran 45 saham unggulan alias LQ45.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA menguat signifikan sebesar 6,58 persen atau 6.000 poin dan ditutup pada level 97.200.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Saham SCMA menyusul melalui kenaikan sebesar 5,81 persen atau 20 poin menjadi 364. 

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

Hasil positif juga dicatatkan saham AKRA sebesar 3,66 persen atau 45 poin ke posisi 1.275.