IHSG Sesi I Melemah saat Pasar Lesu, 3 Saham Ini Tancap Gas

Ilustrasi papan IHSG.
Ilustrasi papan IHSG.

Sektor teknologi mengalami koreksi paling dalam sebesar 2,66 persen. Penurunan tajam lainnya juga dicatatkan sektor properti sebesar 2,32 persen dan sektor siklikal turun 0,47 persen.

Meski IHSG terjungkal ke zona merah, beberapa sektor saham berhasil cetak kenaikan. Sektor transportasi menguat 0,62 persen, sektor keuangan meningkat 0,59 persen, dan sektor infrastruktur melonjak 0,54 persen 

Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan sesi pertama berada di kisaran area 8.382 hingga level 8.433. Nilai transaksi membukukan nominal Rp 8,47 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,11 juta kali.

Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat indikator MACD menunjukan pelebaran pada negative slope dan Stochastic RSI berada pada area netral. 

"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 8.335 sampai 8.400 pada sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya pada Jumat, 21 November 2025.

Phintraco Sekuritas juga melaporakan sederet saham berkinerja apik meski IHSG melemah. Berikut tiga emiten saham yang mencatat lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan (LQ45).

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Saham GOTO melesat 6,67 persen atau 4 poin menjadi 64.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)​

Saham EMTK menguat sebesar 4,47 persen atau 55 poin ke level 1.215

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Saham SCMA melambung 3,33 persen atau 12 poin ke posisi 327.