Lansia Diduga Hanyut di Sungai Raguk, Tim SAR Perluas Pencarian di Hari Keempat
Tim SAR gabungan masih mencari Ajudin (60), seorang petani warga Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, yang dilaporkan hanyut saat menyeberangi sungai pada Senin (16/2/2026) sore.
Hingga hari keempat pencarian, Jumat (20/2/2026), korban belum ditemukan.
Area pencarian kini diperluas hingga muara sungai yang bermuara di Pantai Alami. Keluarga dan warga tetap berharap Ajudin segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kronologi hilangnya Ajudin
Menurut laporan, Ajudin terakhir terlihat sekitar pukul 18.00 WIB saat pulang dari ladang.
Sepeda motornya kemudian ditemukan hanyut sekitar 150 meter dari lokasi awal, menimbulkan kekhawatiran keluarga.
Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Satpolair Polres Lampung Selatan pada Selasa (17/2/2026) pagi.
Sejak itu, warga bersama aparat setempat mulai melakukan pencarian manual sebelum tim SAR resmi diterjunkan.
Upaya pencarian di medan sulit
Pada hari pertama pencarian, kondisi sungai tidak memungkinkan penggunaan perahu karet sehingga dilakukan secara manual.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menjelaskan bahwa pencarian awalnya dilakukan secara manual.
"Pada pencarian hari pertama dilakukan secara manual ke arah hilir, karena kondisi sungai tidak memungkinkan penggunaan perahu karet. Tim melakukan penyisiran darat menyusuri bantaran sungai," terang Rezie, dikutip dari Tribun Lampung, Rabu (18/2/2026).
Pada hari keempat, tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dari Dusun Taman Harum, Dusun Pepandu, Dusun Pepandu Pulya, Dusun Sribasuki, hingga Dusun Mekar Jaya, sebelum akhirnya bermuara di Pantai Alami.
"Kami bersama tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari lokasi awal hingga ke muara. Fokus pencarian hari ini diperluas sampai ke Pantai Alami," kata Kasat Polairud Polres Lampung Selatan IPTU Panpan Hermayadi, dikutip dari Tribun Lampung, Jumat (20/2/2026).
Pencarian menghadapi tantangan tersendiri. Arus sungai cukup deras, kontur sempit, dan dasar berlumpur membuat penyisiran awal harus dilakukan manual di bantaran sungai.
Meskipun debit air mulai menurun, tim tetap bekerja hati-hati agar keselamatan personel tetap terjaga.
Kolaborasi Tim SAR
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Pos Bakauheni, Polairud, BPBD, Damkar, Satpol PP, aparat desa, dan masyarakat setempat.
Semua unsur tetap berkoordinasi untuk memastikan pencarian maksimal.
"Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi. Kami tetap berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibati,” kata Panpan.
Keluarga dan warga sekitar terus berharap Ajudin segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Sampai berita ini ditulis, tim SAR masih melakukan penyisiran secara maksimal dengan harapan korban segera kembali ke keluarga.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Basarnas Cari Pria Lansia Diduga Hanyut, Keluarga hanya Temukan Motor Korban.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Hari Keempat, Pencarian Lansia Hanyut di Sungai Ruguk Diperluas hingga ke Pantai.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang