Update Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari Kedua, Ini Daftar Nama Korban yang Sudah Teridentifikasi
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menyerahkan total 25 kantong jenazah korban longsor Cisarua kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Penyerahan dilakukan pada lanjutan pencarian hari kedua di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Proses pencarian dihentikan sementara pada Minggu sore karena cuaca buruk.
Operasi akan dilanjutkan untuk mencari sekitar 65 korban yang masih tertimbun.
25 Kantong Jenazah Diserahkan ke DVI
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pencarian hari kedua dihentikan pada pukul 16.00 WIB karena hujan deras.
Hingga penghentian sementara, tim SAR gabungan telah menyerahkan 25 kantong jenazah kepada tim DVI Polri.
“Dari pukul 16.00 WIB, kami menghentikan pencarian karena cuaca yang tidak mendukung (hujan deras) dan akan dilanjutkan besok dan total ada 25 kantong jenazah yang diserahkan kepada pihak DVI Polri,” katanya di Bandung, Minggu (25/1/2026), seperti dikutip dari Antara.
Daftar Nama 11 Korban yang Telah Berhasil Diidentifikasi
Sementara itu, tim DVI berhasil mengidentifikasi 11 jenazah. Rinciannya, 10 jenazah ditemukan dalam kondisi tubuh utuh dan satu jenazah diidentifikasi melalui potongan tubuh.
Korban yang telah teridentifikasi, yakni:
- Suryana (57)
- Jajang Tarta (35)
- Dadang Apung (60)
- Nining (40)
- Nurhayati (42)
- Lina Lismayanti (43)
- A.I. Sumarni (35)
- Koswara (40)
- Koswara (26)
- Ayu Yuniarti (31)
- M. Kori (30)
Korban atas nama M. Kori berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan.
Fokus Pencarian di Sektor A dan B
Ade Dian menjelaskan, pencarian hari kedua difokuskan pada area yang sebelumnya terdeteksi terdapat korban.
Tim SAR berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mempercepat evakuasi.
“Penemuan ada di sektor A dan B, dan kebanyakan di A1, A2, dan B1, sesuai informasi di lapangan. Kami memfokuskan pencarian ke dua area tersebut karena banyak korban longsor berada di area tersebut berdasarkan informasi warga," ujarnya.
Longsor Susulan Hambat Evakuasi
Ade Dian menyebut longsor susulan menjadi salah satu hambatan utama dalam proses evakuasi hari kedua. Retakan di mahkota longsor memicu pergerakan tanah tambahan.
"Tadi terjadi longsor susulan karena ada retakan di mahkota longsor sehingga pencarian dihentikan sementara sekitar 30 menit. berdasarkan kajian di lapangan pada pukul 10.30 WIB, dan dilanjutkan pukul 11.00 WIB," katanya.
Pencarian Dilanjutkan dengan Tambahan Alat Berat
Terkait metode pencarian esok hari, tim SAR akan menambah titik pencarian di area yang sulit dijangkau serta menggunakan alat deteksi tambahan.
Jumlah alat berat juga akan ditambah untuk mempercepat evakuasi.
“Dalam proses pencarian hari kedua ini, kami menurunkan alat berat, besok direncanakan ada tiga tambahan alat berat jadi total ada enam yang dikerahkan,” ujarnya.
Ia menegaskan koordinasi dengan tim DVI akan terus dilakukan agar setiap jenazah yang ditemukan dapat segera diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
"Kami tetap fokus pada kendala yang ada, di mana faktor cuaca sangat menentukan. Lokasi-lokasi menjadi bahan evaluasi kami," katanya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang