Kronologi Anak Ferdy Sambo Ikut Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Aceh

Tribrata Putra Sambo, Ferdy Sambo, Aceh, Aceh Tamiang, Kronologi Anak Ferdy Sambo Ikut Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Aceh

Brigadir Kepala Taruna Tribrata Putra Sambo bersama enam taruna Akademi Kepolisian (Akpol) lainnya berhasil menyelamatkan Haikal (15) yang hanyut di Sungai Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (30/1/2026).  

Dilansir dari (3/2/2025), Tribrata Putra Sambo adalah anak Ferdy Sambo, jenderal asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Tribrata adalah taruna Akpol yang lolos seleksi pada tahun 2023 dan saat ini ditugaskan ke Aceh dalam rangka pemulihan suasana pascabencana.

Saat Haikal hanyut, Tribrata Putra Sambo bersama rekan-rekannya tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial di Masjid Al-Ikhsan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, sekitar pukul 16.45 WIB.

Selain Tribrata, ada pula enam taruna Akpol lainnya yang turut terlibat dalam upaya penyelamatan tersebut.

Mereka adalah Brigadir Kepala Taruna Muhammad Fahir, Brigadir Kepala Taruna Jason Moreno Nanggal Hutagalung, Brigadir Kepala Taruna Davindra Nur Oktafansyah, Brigadir Kepala Taruna Muhammad Raihan Aprilianto, Brigadir Kepala Taruna Dino Surya Wijaya, dan Brigadir Kepala Taruna Boni Arga Sihombing.

Kronologi kejadian

Hari itu, saat tengah melakukan kegiatan bakti sosial, para taruna Akpol mengaku mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena seorang remaja dilaporkan hanyut di Sungai Kuala Simpang sejauh sekitar 20 meter.

Tak menunggu lama, para taruna langsung menuju sungai untuk menyelamatkan korban.

Usai berhasil mengevakuasi korban dan menariknya dari sungai, mereka segera memberikan pertolongan pertama hingga korban berhasil memuntahkan air keruh Sungai Tamiang.

"Korban katanya kepeleset lagi main," kata Danyon Taruna TK 3 Akademi Kepolisian (Akpol), AKBP Evon Fitrianto dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Berdasarkan video yang beredar, terlihat korban dibopong ke daratan sebelum mendapatkan pertolongan pertama dari para taruna Akpol.

Selanjutnya, Haikal langsung dibawa menuju Posko Medis Biddokes Polda Aceh menggunakan mobil.

Meski begitu, dalam perjalanan menuju posko medis, kondisi korban masih belum stabil.

“Beberapa kali Haikal hampir tidak sadarkan diri kembali, namun Taruna Akademi Kepolisian berusaha untuk menjaga saudara Haikal tetap sadar,” ungkapnya.

Para taruna juga langsung mencopot dan mengganti pakaian Haikal yang basah dan berlumpur untuk mecegah hipotermia.

“Kami bantu melepaskan bajunya yang basah diganti dengan selimut hangat guna mencegah hipotermia hingga menunggu ambulans datang, untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tamiang guna diberikan penanganan lebih lanjut,” ucapnya.

Sesampainya di Rumah Sakit Umum Tamiang, Haikal langsung mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Kondisinya berangsur membaik dan mulai sadar.

"Haikal sudah mulai siuman dan sudah berinteraksi, Taruna Akpol berpamitan dengan keluarga korban untuk kembali ke tempat tinggal Yonif 111/Karma Bhakti,” pungkasnya.

Sosok Tribrata Putra Sambo

Tribrata adalah anak ketiga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo sendiri adalah lulusan Akpol 1994 yang sempat menjadi jenderal bintang dua termuda Polri dan menduduki jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) sejak 16 November 2020.

Karier Ferdy Sambo di kepolisian terhenti setelah dicopot dari jabatannya dan dipecat tidak hormat dari Polri atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ferdy Sambo divonis penjara seumur hidup oleh Mahkamah Agung (MA) dalam putusan kasasi 8 Agustus 2023, yang menganulir hukuman mati sebelumnya dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tribrata sendiri merupakan taruna Akpol yang lolos berdasarkan pengumuman Sidang Akhir Rekrutmen Calon Taruna (Catar) Akpol 2023 yang diumumkan pada Senin, 24 Juli 2023.

Ia merupakan siswa angkatan ke-31 di SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah.

Tribrata akan menjadi perwira muda polisi setelah lulus dari Akpol, menyandang pangkat Ipda, perwira pertama tingkat satu di Kepolisian Republik Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang