Update Operasi SAR Longsor Cilacap: 8 Jenazah Ditemukan, Pencarian Lanjut di Hari Keempat

Cilacap, jenazah, Jawa Tengah, longsor cilacap, Update Operasi SAR Longsor Cilacap: 8 Jenazah Ditemukan, Pencarian Lanjut di Hari Keempat, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor, Proses Pencarian Dihentikan Sementara Karena Cuaca Buruk, Total 11 Korban Ditemukan, 10 Korban Masih Dalam Pencarian, Cuaca Buruk dan Kontur Tanah Labil Picu Longsor

Tim search and rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan delapan korban meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (15/11/2025).

Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, menjelaskan bahwa penemuan pertama terjadi pada pukul 10.06 WIB, dengan korban bernama Muhammad Dadi (9).

Kemudian, korban berikutnya, Nur Isnaini (30), ditemukan pada pukul 10.44 WIB, diikuti oleh penemuan jenazah Hasmanto pada pukul 11.17 WIB.

“Ketiganya ditemukan di Worksite A-2, sehingga di lokassi tersebut masih ada lima korban yang belum ditemukan,” terang Abdullah, dikutip Antara (15/11/2025).  

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor

Pencarian dilanjutkan hingga siang hari. Pada pukul 13.39 WIB, tim SAR menemukan Febriansyah (5) dalam kondisi meninggal dunia, diikuti oleh penemuan jenazah Rizky Pratama (9) pada pukul 13.43 WIB dan Dani Setiawan (29) pada pukul 13.45 WIB.

Pada pukul 14.22 WIB, Satini (28) juga ditemukan di Worksite A-3.

"Seluruh korban di Worksite A-3 telah ditemukan dan lokasi ini dinyatakan clear," kata Abdullah. Sementara itu, di Worksite A-1, tim SAR berhasil menemukan Rusyanto (60) pada pukul 14.21 WIB.

Dengan demikian, total delapan korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi pada hari ketiga operasi pencarian, dengan dua korban yang masih belum ditemukan di Worksite A-1.

Proses Pencarian Dihentikan Sementara Karena Cuaca Buruk

Abdullah juga menyampaikan bahwa operasi SAR sempat dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB karena cuaca buruk yang membuat pencarian tidak memungkinkan. 

Pencarian korban akan dilanjutkan pada hari keempat, Minggu (16/11/2025), mulai pukul 06.00 WIB dengan fokus pada dua sektor: sektor A (Worksite A-1 dan A-2) dan sektor B (Worksite B-1 dan B-2).

"Worksite A-3 sudah tidak lagi dilakukan pencarian karena seluruh korban di lokasi tersebut sudah ditemukan," tambah Abdullah. 

Tim yang sebelumnya bertugas di Worksite A-3 akan dialihkan untuk memperkuat pencarian di Worksite A-2 dan B-2, di mana masih terdapat korban yang belum ditemukan, termasuk lima korban di Worksite A-2 dan dua korban di Worksite A-1.

Total 11 Korban Ditemukan, 10 Korban Masih Dalam Pencarian

Dengan ditemukannya delapan korban pada hari ketiga operasi pencarian, total korban yang berhasil ditemukan kini berjumlah 11. Sementara itu, masih ada 10 korban yang dalam pencarian oleh tim SAR.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis malam (13/11/2025) akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. 

Material tanah tebing ambruk dan menimbun permukiman warga di Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying.

Cuaca Buruk dan Kontur Tanah Labil Picu Longsor

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, mengatakan bahwa tanah longsor dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta kondisi kontur tanah yang labil. 

"Material tanah tebing ambruk dan menimbun permukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB," ujar Budi. Hingga saat ini, tim SAR masih berusaha menemukan sisa korban yang tertimbun material longsoran.

Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: . 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.