Basarnas Resmi Hentikan Operasi Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang, Hari Terakhir Nihil

Hari ini, Sabtu (31/1/2026), adalah hari terakhir perpanjangan waktu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu.
Hingga hari ke-13 pencarian ini, Tim SAR Gabungan tetap belum menemukan jejak Yazid.
Diberitakan sebelumnya, pencarian terhadap Yazid diperpanjang tiga hari, mulai dari Kamis (29/1/2026) hingga Sabtu (31/1/2026).
Saat dihubungi Kompas.com, Sabtu sore, Abdul Azis dari Wanadri yang bergabung dalam operasi SAR di Bukit Mongkrang mengatakan bahwa operasi SAR sudah ditutup per Sabtu sore.
Abdul juga mengatakan bahwa tim gabungan sudah menyisir semua area yang dicurigai dilewati oleh subjek atau survivor, namun tetap tidak membuahkan hasil sama sekali.
"Area-area yang dicurigai sudah disisir, namun belum membuahkan hasil sampai hari ini," ujarnya.
Basarnas sendiri secara resmi sudah menutup operasi pencarian terhadap Yazid per hari ini. Sedangkan Wanadri dan beberapa relawan belum memastikan apakah akan melakukan operasi SAR lanjutan secara mandiri ataukah tidak.
"Belum tahu, nanti melihat perkembangan," ucap Abdul.
Sempat ada indikasi bau dan lalat
Diberitakan sebelumnya, Jumat (30/1/2026), Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki mengatakan, bahwa hampir seluruh titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan survivor telah diperiksa.
“Pencarian hari ini (Jumat) menggunakan sistem grid tipe 3, namun tidak ada petunjuk baru ditemukan hari ini,” ujar Basuki.
Basuki menyebut masih ada satu titik yang belum disisir dan akan menjadi fokus utama pada hari ke-13 sekaligus hari terakhir perpanjangan kedua operasi SAR.
Pada Jumat, relawan sempat menemukan indikasi berupa bau dan keberadaan lalat di salah satu titik pencarian.
Namun setelah dilakukan pengecekan, temuan tersebut tidak mengarah pada keberadaan survivor. Bau dan lalat yang ada ternyata berasal dari kotoran satwa liar, yaitu babi hutan.
Timeline hilangnya Yazid
Ilustrasi: Gapura selamat datang di Pendakian Bukit Mongkrang, Rabu (28/1/2026).
Dilansir dari , Kamis (29/1/2026), Abdul Azis berhasil mendapatkan informasi kronologi hilangnya Yazid secara lengkap, dari teman pendakian Yazid, yaitu Riyan, Salman, dan Sukma.Berikut timeline runut pendakian Yazid hingga ia dinyatakan hilang di Bukit Mongkrang:
Minggu, 18 Januari 2026
Di hari itu, empat orang memutuskan mendaki Bukit Mongkrang, yaitu Salman, Sukma, Riyan, dan Yazid Ahmad Firdaus yang berusia 26 tahun.
"Pada pukul 06.30 WIB, mereka memulai pendakian tektok bersama-sama," tulis keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis.
Setelah melewati gerbang pendakian, Yazid, Salman, dan Sukma berjalan lebih cepat, setengah berlari, sementara Riyan berjalan di belakang dengan tempo lebih pelan.
Sekitar pukul 08.00 WIB, mereka tiba di puncak. Diketahui, Salman dan Yazid tiba lebih dulu di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Karena Riyan belum terlihat, Yazid memutuskan turun kembali ke bawah untuk menyusul. Di perjalanan turun, Yazid berpapasan dengan Sukma, tidak jauh dari puncak.
Yazid kemudian melanjutkan turun, namun Sukma melanjutkan naik. Selanjutnya, Yazid dan Riyan menyusul dan tiba di puncak bersamaan.
Sekitar pukul 08.30 WIB, keempat pendaki kemudian berfoto bersama di puncak Mongkrang. Dan sekitar pukul 09.00 WIB, mereka mulai turun dari puncak Mongkrang.
Setelah itu, rombongan mulai turun dengan tempo setengah berlari. Formasi awal saat turun adalah Yazid-Salman-Sukma-Riyan.
"Tidak jauh dari puncak, jaket milik Yazid terjatuh. Yazid mengambil jaket dan diselipkan ke running belt. Salman dan Sukma menyalip Yazid, saat itu Yazid di posisi ketiga," cerita Abdul Azis.
Pada titik inilah, Salman terakhir kali melihat Yazid. Di mana Salman berjalan di depan, diikuti Sukma di belakangnya, kemudian Yazid. Menurut keterangan Sukma, jarak antara dirinya dan Yazid sekitar 20 meter.
Kondisi jalur saat itu ramai pendaki, sehingga di beberapa titik mereka harus mengantre.
Terakhir Yazid terlihat
Sukma terakhir melihat Yazid di area batuan di atas Pos 3. Setelah itu, Salman dan Sukma melanjutkan perjalanan turun hingga tiba di basecamp (BC). Namun, Yazid tidak kunjung tiba.
Mereka menunggu dari pukul 11.30 WIB di basecamp, tapi Yazid tidak kunjung muncul. Yang kemudian tiba justru Riyan, tapi dalam kondisi sendirian.
Upaya pencarian awal
Sukma kemudian memutuskan kembali naik untuk mencari Yazid. Sedangkan Salman dan Riyan menunggu di gerbang pendakian.
Sukma naik hingga Pos 2, dan sempat kehujanan sekitar pukul 13.50 WIB.
Saat berteduh di pos, Sukma menghubungi kedua temannya di bawah agar segera melapor ke pihak basecamp bahwa Yazid hilang.
Terhitung sejak tanggal 18 Januari 2026, Yazid dinyatakan hilang, dan operasi pencarian berlangsung hingga hari ke-13, yaitu Sabtu ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang