Usaha Pencarian Yazid Masih Nihil, Sabtu Jadi Hari Terakhir Pencarian di Bukit Mongkrang
Hingga hari ke-12 operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu, masih belum membuahkan hasil.
Pencarian pada Jumat (30/1/2026) kembali berakhir nihil meski telah dilakukan berdasarkan petunjuk bau dan keberadaan lalat.
Operasi SAR dijadwalkan memasuki hari terakhir perpanjangan kedua pada Sabtu (31/1/2026).
Tim akan memfokuskan penyisiran di area yang belum sempat dicek, yakni wilayah di bawah Pos Tapak Nogo.
Tim SAR Fokus Penyisiran Hari Terakhir
Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, mengatakan hampir seluruh titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan survivor telah diperiksa.
“Pencarian hari ini menggunakan sistem grid tipe 3, namun tidak ada petunjuk baru ditemukan hari ini,” ujar Basuki, Jumat (30/1/2025).
Basuki menyebut masih ada satu titik yang belum disisir dan akan menjadi fokus utama pada hari ke-13 sekaligus hari terakhir perpanjangan kedua operasi SAR.
“Besok pencarian akan fokus ke menyelesaikan penyisiran area yang belum di cek hari ini yaitu di bawah pos Tapak Nogo,” kata dia.
Pencarian Hari ke-12, Enam SRU Dikerahkan
Pada hari ke-12, sebanyak enam Search and Rescue Unit (SRU) yang melibatkan sekitar 100 personel dikerahkan.
Pencarian ditutup pada pukul 17.00 WIB tanpa menemukan petunjuk baru yang mengarah pada keberadaan korban.
Relawan sempat menemukan indikasi berupa bau dan keberadaan lalat di salah satu titik pencarian.
Namun setelah dilakukan pengecekan, temuan tersebut tidak mengarah pada keberadaan survivor.
Medan Terjal Jadi Kendala dalam Proses Pencarian
Basuki menjelaskan, kendala utama pencarian adalah kondisi medan yang terjal dan berbukit-bukit, meski cuaca relatif cerah.
“Cuaca hari ini cerah, namun karena kondisi terjal dan berbukit-bukit, hasilnya masih nihil,” kata Basuki.
Ia menambahkan, sumber bau dan lalat yang ditemukan pada Kamis (29/1/2025) telah ditindaklanjuti. Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi tersebut bukan berasal dari tubuh survivor.
“Bau yang dicurigai sebelumnya ternyata berasal dari kotoran babi,” ungkap dia.
Kronologi Hilangnya Yazid di Bukit Mongkrang
Yazid dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang bersama teman-temannya pada Minggu (18/1/2026).
Rombongan memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan mencapai puncak sekitar pukul 08.00 WIB. Saat turun menuju Pos 3, Yazid terpisah dari rombongan.
Seluruh rekannya berhasil kembali ke basecamp, namun Yazid tidak kunjung terlihat sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas SAR.
Pada pencarian hari ke-9, petugas sempat mendapatkan petunjuk berupa bau menyengat di area Pos 3 Tapak Nogo, namun hingga kini belum mengarah pada penemuan korban.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "Besok Hari Terakhir Pencarian Pendaki Hilang di Mongkrang Karanganyar, Fokus ke Bawah Pos Tapak Nogo".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang