Update Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Teridentifikasi, 32 Korban Masih Dicari

Update Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Teridentifikasi, 32 Korban Masih Dicari

 Operasi pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari keempat dengan perkembangan signifikan.

Tim SAR gabungan kembali menemukan 9 kantong jenazah pada Selasa (27/1/2026), sehingga total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama mencapai 48 kantong.

Seluruh kantong jenazah tersebut telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga Selasa malam pukul 19.30 WIB, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 34 jenazah korban longsor.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa proses identifikasi masih terus berlangsung seiring dengan ditemukannya korban baru di lapangan.

“Hingga saat ini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang telah diserahkan ke Tim DVI masih berjalan. Jenazah yang sudah teridentifikasi akan segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujar Abdul Muhari, Rabu (28/1/2026).

Pengerahan alat berat dan anjing pelacak

Update Korban Longsor Cisarua: 34 Jenazah Teridentifikasi, 32 Korban Masih Dicari

Lanskap lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Selasa (27/1/2026).

Pada hari keempat pencarian, penemuan korban difokuskan di sektor A1, A2, dan B2.

Penentuan sektor tersebut didasarkan pada hasil pemetaan lokasi terdampak dan dugaan area tertimbunnya korban.

Untuk mempercepat proses pencarian, tim SAR memperkuat operasi dengan pengerahan alat berat serta anjing pelacak (K9). Langkah ini dilakukan mengingat luasnya area longsor dan tebalnya material yang menutup permukiman warga.

Meski jumlah korban yang telah ditemukan terus bertambah, tim SAR memperkirakan masih terdapat sekitar 32 orang yang belum ditemukan dan diduga masih tertimbun material longsor.

Abdul Muhari menambahkan bahwa operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Rabu (28/1/2026) pagi dengan fokus penyisiran di sektor A dan sektor B, seiring evaluasi harian dan kondisi lapangan.

“Proses pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas operasi,” katanya lagi.

Hingga kini, aparat gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD, serta relawan masih bersiaga penuh untuk menyelesaikan misi kemanusiaan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang