Seluruh 80 Korban Longsor Pasirlangu Cisarua Ditemukan, 61 Jenazah Telah Teridentifikasi
Semua korban tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya berhasil ditemukan setelah operasi pencarian memasuki hari ke-10.
Tim SAR gabungan memastikan tidak ada lagi korban yang masih tertimbun material longsor, sekaligus menutup operasi pencarian pada Senin (2/2/2026) siang.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa hingga pukul 11.45 WIB jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai 80 kantong jenazah atau bodypack.
Angka tersebut sesuai dengan data korban hilang yang sebelumnya dilaporkan pascakejadian longsor.
“Korban yang sudah dievakuasi sampai hari ini pukul 11.45 WIB adalah 80 bodypack. Dalam pencarian nol,” ujar Ade dalam keterangan resminya, Senin.
Dengan hasil tersebut, seluruh korban yang dilaporkan hilang sejak bencana longsor terjadi pada 24 Januari 2026 telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lokasi terdampak.
Bagaimana Proses Penemuan Korban di Hari ke-10?
Pada hari terakhir operasi pencarian, tim SAR gabungan menemukan empat kantong jenazah di sejumlah sektor pencarian.
Penemuan ini menjadi penentu bahwa tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah timbunan material longsor.
Rinciannya, satu bodypack ditemukan pada pukul 08.53 WIB di area A2, satu bodypack pada pukul 09.50 WIB di area A3, satu bodypack pada pukul 11.13 WIB di area B2, dan satu bodypack terakhir ditemukan pada pukul 11.41 WIB di area yang sama.
Temuan tersebut melengkapi jumlah korban hilang yang telah terdata sejak awal operasi pencarian, sehingga tim SAR memastikan status pencarian menjadi nihil.
Bagaimana Perkembangan Identifikasi Jenazah?
Meski seluruh korban telah ditemukan, proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Ade menjelaskan bahwa hingga 1 Februari 2026 pukul 20.36 WIB, sebanyak 61 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari 77 kantong jenazah yang sebelumnya masuk tahap pemeriksaan.
“Sebanyak 16 bodypack masih dalam proses identifikasi,” kata Ade.
Proses ini dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian agar identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Berapa Jumlah Korban dan Warga Terdampak?
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Bandung Barat sekaligus Incident Commander penanganan longsor Pasirlangu, Ade Zakir, menyebutkan bahwa hasil rekonsiliasi data lintas instansi menetapkan total korban terdampak langsung mencapai 158 orang.
Rinciannya sebagai berikut:
- 78 orang dinyatakan selamat
- 80 orang sempat dinyatakan hilang dan seluruhnya kini telah ditemukan
Selain korban jiwa, bencana longsor ini juga berdampak pada 564 jiwa dari 164 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi. Para pengungsi saat ini menempati dua lokasi, yakni 306 jiwa di Aula Desa Pasirlangu dan 258 jiwa di GOR Desa Pasirlangu.
“Untuk jumlah rumah rusak berat total 48 unit. Hunian ini berada di tiga lokasi, yakni RW 07, RW 10, dan RW 11,” ungkap Ade Zakir.
Bagaimana Penanganan Darurat oleh Pemerintah Daerah?
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari.
Untuk mendukung penanganan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) APBD 2026.
“Darurat bencana sudah ditetapkan oleh pak Bupati selama 14 hari. Kami sudah siapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari BTT,” ucap Ade Zakir.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang