Update Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon: 886 Orang Tewas, 111 Anak-anak dan 67 Perempuan

Bangunan di Lebanon hancur akibat serangan Israel
Bangunan di Lebanon hancur akibat serangan Israel

 Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon pada Senin, 16 Maret 2026, telah meningkat menjadi 886 sejak dimulainya serangan Israel yang diperluas pada 2 Maret, kata Kementerian Kesehatan pada hari Senin, seperti dilaporkan Anadolu.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengatakan bahwa korban termasuk 111 anak-anak dan 67 perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat menambahkan dalam laporan hariannya bahwa jumlah total korban luka selama periode yang sama mencapai 2.141.

Laporan tersebut juga mencatat peningkatan korban di antara petugas kesehatan, dengan 38 orang tewas dan 69 lainnya luka-luka.

Israel terus melakukan serangan udara dan serangan di beberapa wilayah di Lebanon di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan selatan.

Pada 2 Maret, kelompok Hezbollah Lebanon mulai menyerang situs-situs militer Israel sebagai tanggapan atas serangan Israel yang berulang kali terhadap Lebanon dan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dalam serangan gabungan AS-Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Israel membalas dengan melancarkan kampanye militer di Lebanon, melakukan serangan udara di pinggiran selatan Beirut dan daerah-daerah di selatan dan timur negara itu.

Kemudian pada 3 Maret, tentara Zionis itu memulai serangan darat terbatas di Lebanon selatan.