Update Banjir Bandang Sitaro: 1 Jasad Ditemukan, Korban Tewas Jadi 17 Orang

Sitaro, Update Banjir Bandang Sitaro: 1 Jasad Ditemukan, Korban Tewas Jadi 17 Orang

Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami penambahan pada Rabu (7/1/2026) siang.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Manado, Ida Bagus Ngurah Asrama mengatakan, telah ditemukan satu jasad korban hilang dalam pencarian hari ketiga ini.

"Dapat kami laporkan bahwa pencarian hari ini dilanjutkan dari pagi sampai siang hari ini, dengan hasil satu orang sudah ditemukan," ujarnya dalam program Kompas Siang KompasTV, Rabu (7/1/2026).

Dengan demikian, jumlah korban banjir bandang Sitaro yang hilang dan masih dalam pencarian tersisa dua orang.

"Dan jumlah yang meninggal dunia bertambah menjadi 17 orang," tandasnya.

Pencarian Korban Terkendala Batu Besar

Menurut Ida Bagus, saat ini pihaknya memfokuskan pencarian dua orang yang belum ditemukan di Desa Bahu. Pencarian dibantu dengan alat berat yang diterjunkan ke lokasi.

Lanjut dia, salah satu kendala yang dialami petugas di lapangan ialah banyaknya bebatuan besar di sepanjang lokasi pencarian dan badan jalan.

Kendati demikian, operasi pencarian akan terus dilanjutkan sampai korban ditemukan.

Ida Bagus menambahkan, pemerintah daerah memprediksi kemungkinan adanya banjir susulan jika terjadi hujan lebat di wilayah tersebut.

"Tetapi kami berharap mudah-mudahan tidak terjadi hujan yang lebat sehingga proses dari pembersihan dan pencarian itu segera bisa dilaksanakan dan membuahkan hasil," pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang