Update Kecelakaan Tol Cipularang Km 93: 3 Orang Meninggal, 7 Luka-luka, Berikut Identitas Korban

tol Cipularang, Update Kecelakaan Tol Cipularang Km 93: 3 Orang Meninggal, 7 Luka-luka, Berikut Identitas Korban

Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan beruntun di tol Cipularang, tepatnya di km 93B pada Kamis (5/3/2026) malam bertambah.

Sejauh ini, korban jiwa akibat kecelakaan beruntun diduga akibat truk kontainer menabrak pikap tersebut menewaskan 3 orang, dan 7 lainnya mengalami luka-luka.

Sebelumnya dilaporkan, dua orang meninggal dunia dan 4 lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di tol Cipularang tersebut diketahui merupakan penumpang mobil Suzuki pikap nopol B 9718 VAF.

Mobil pikap tersebut mengalami kerusakan berat usai terjepit oleh dua truk.

Identitas korban meninggal

Ketiga korban yakni:

  1. Eman Wahyudi (36), warga Cikeas Udik, Gunungputri Bogor (pengemudi)
  2. Muhammad Reza (29), warga Duren Mekar Bojongsari, Kota Depok (penumpang)
  3. Wisnu Nugroho (31), warga Bojongsari Baru, Kota Depok (penumpang)

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun di tol Cipularang tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.18 WIB.

Kronologi kejadian

tol Cipularang, Update Kecelakaan Tol Cipularang Km 93: 3 Orang Meninggal, 7 Luka-luka, Berikut Identitas Korban

Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan sembilan kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Kamis malam, (5/3/2026) sekitar pukul 20.18 WIB.

Kejadian bermula ketika kendaraan kontainer bernopol B 9367 UE melaju dari arah Bandung menuju Jakarta pada lajur 1.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), terlihat ada kepadatan lalu lintas imbas dari dump truck yang mengalami gangguan.

Diduga akibat mengalami permasalahan pada pengereman, truk kontainer itu menabrak pikap di tengah kepadatan arus lalu lintas arah Bandung-Jakarta.

Akibatnya, kecelakaan beruntun pun tak terhidarkan. Bahkan jalan tol sempat tidak bisa dilalui karena banyaknya kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Sopir truk kontainer yang diduga menjadi pemicu kecelakaan, Cahya mengaku mengalami gangguan pengereman saat melintas di lokasi kejadian.

"Kemungkinan remnya blong," katanya, dikutip Tribun, Jumat (6/3/2026).

Cahya mengatakan, truk kontainer yang dikemudikannya tidak dapat dikendalikan dan melaju tak terkendali sehingga menabrak kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun.

Cerita korban selamat

Salah satu korban selamat, Soleh Muslim mengatakan, kecelakaan terjadi saat arus kendaraan di tol tersebut tiba-tiba melambat hingga berhenti.

Tiba-tiba dari arah belakang meluncur sebuah truk kontainer dengan kecepatan tinggi yang kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

Soleh mengaku awalnya kondisi perjalanan masih lancar.

"Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak," ujarnya dikutip Tribun, Kamis malam.

Soleh menambahkan, kendaraan yang ditumpanginya bahkan sempat terpental beberapa kali akibat kerasnya benturan dari belakang.

Saat kejadian, dia berada di dalam mobil bersama dua anggota keluarganya.

Beruntung, mereka berhasil selamat dari kecelakaan tersebut, meskipun kendaraan yang ditumpangi mengalami kerusakan.

Lakukan penyelidikan

Sejauh ini, 10 kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dan lalu lintas yang semula tidak dapat dilintasi sudah mulai terurai.

"Untuk penyelidikan laka lantas ditangani oleh lantas Purwakarta," katanya lagi.

Menurut Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola ruas tol Cipularang, jalur kembali lancar sekitar pukul 21.43 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang