Kronologi Polisi Tewas Usai Ngebut di Lampung, Ada 2 Mahasiswi di Dalam Mobil
Seorang anggota kepolisian dilaporkan tewas dalam kecelakaan tunggal setelah mobil yang dikemudikannya hilang kendali dan menabrak tiang listrik.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pagar Alam, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung, Kompol GM Angga Satrya Wibawa, mengatakan bahwa korban meninggal dunia adalah Bripda HA.
Selain menewaskan HA, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan seorang polisi berinisial Bripda WDP dan dua orang perempuan, yakni LF dan DP, mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.
Kronologi Polisi Tewas Usai Ngebut
Angga menjelaskan, insiden yang melibatkan Bripda HA terjadi saat korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kecamatan Kedaton menuju Kecamatan Langkapura.
Saat kejadian, korban mengemudikan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi BE 1281 TP.
Dilansir dari , Minggu (4/1/2026), kecepatan tinggi diduga membuat mobil yang dikendarai HA kehilangan kendali ketika melintas di ruas jalan yang berbelok.
Mobil kemudian menabrak tiang listrik di sisi kanan jalan sebelum terpental ke area tempat pencucian kendaraan.
Akibat benturan keras tersebut, mobil mengalami kerusakan parah, sementara Bripda HA dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
2 Korban Luka Mahasiswi Unimal
Angga menambahkan, mobil yang dikendarai HA juga ditumpangi tiga orang lainnya yang kini dalam kondisi luka berat dan kritis.
Satu korban merupakan Bripda DP, sementara dua korban lainnya adalah mahasiswi Universitas Malahayati (Unimal), yakni DP dan LF.
“Ada empat orang dalam kejadian tersebut, terkait penyebab dugaan saat ini masih kami dalami karena kejadian subuh,” ujar Angga, dikutip dari TribunLampung, Minggu (4/1/2026).
Sementara itu, HA yang menjadi satu-satunya korban tewas telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Alamulhuda, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, pada Minggu (4/1/2026).
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan diiringi tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Upacara pemakaman dipimpin oleh Inspektur Upacara Kapolsek Panjang, Kompol Martono.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang