Dalami Dugaan Kelalaian 4 Pekerja Tewas Saat Bersihkan Tangki Air Proyek Bangunan, Polisi Lakukan Olah TKP

Lokasi proyek bangunan di Jalan TB Simatupang, Jaksel, yang menewaskan 4 orang
Lokasi proyek bangunan di Jalan TB Simatupang, Jaksel, yang menewaskan 4 orang

langkah yang telah dilakukan yaitu mengamankan TKP, memasang garis polisi (police line) dan olah TKP di tempat kejadian," tutur Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Chepy Rusmanto, Sabtu, 4 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata dia, polisi pun melakukan interogasi terhadap saksi-saksi, mengevakuasi korban meninggal dunia dan sesak napas ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.

"Saat ini melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut," kata dia.

Polsek Jagakarsa kini juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kecelakaan kerja pada proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Polsek Jagakarsa mengonfirmasi empat korban tewas dan tiga orang sesak napas usai menghirup gas tangki air pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Pada Jumat pukul 12.00 WIB, telah dilaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat dalam proyek bangunan bertingkat," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi di Jakarta, Jumat.

Nurma menerangkan kronologi kejadian berawal saat dua pekerja bangunan di proyek tersebut berada di lokasi pada Jumat pukul 10.00 WIB.

Saat itu, kedua saksi diminta sang mandor untuk menguras penampungan air bersih (gelonteng) yang berada di lantai dasar (basement).

Kemudian saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang penampungan dengan kedalaman tiga meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban sempat ditolong oleh rekan kerjanya, namun tidak menggunakan perlengkapan penyelamatan (safety). Akhirnya, rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam penampungan.

"Lalu mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng. Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan sesak di sekitar gelonteng," ucap dia. (Ant)