IHSG Sesi I Terbang ke Level 8.300, Saham Unilever hingga Astra Internasional Cerah
IHSG sempat menyentuh titik tertinggi baru (all time high) secara intraday di level 8.351 sementara posisi terendahnyavpada area 8.284. Lonjakan didorong oleh momentum positif pada sebagian besar sektor.
Sektor properti membukukan kenaikan pesat sebesar 3,33 persen. Kemudian sektor industri melambung 1,36 persen dan sektor kesehatan meningkat 1,22 persen.
Meski indeks domestik terus mencatat reli, beberapa sektor saham terdampar di zona merah. Sektor teknologi anjlok 1,32 persen, sektor non-siklikal merosot 0,69 persen dan sektor bahan baku (basic materials) melemah 0,41 persen.
Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, IHSG berhasil ditutup diatas level resistance psikologis 8.300. Ini sejalan dengan itu, indicator modern MACD menunjukan pembentukan histogram yang positif.
"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 8.275-8.325 pada sesi kedua," lanjut analis Phintraco Sekuritas, dikutip dari risetnya pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan saham-saham dengan lompatan harga tertinggi. Berikut tiga saham di puncak jajaran top gainers di antaranya:
Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Saham UNVR berhasil menguat dua digit sebesar 10,62 persen atau 240 poin menjadi 2.500.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
Saham AKRA menyusul dengan lonjakan sebesar 9,42 persen atau 105 poin ke level 1.220.
PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII juga mencetak hasil positif sebesar 4,74 persen atau 300 poin ke area 6.625.