Jadi Acuan Gaji Magang Nasional Kemnaker, Cek Lagi Daftar UMK 2025 Se-Jateng
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Program Magang Nasional Kemnaker 2025.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan baru (fresh graduate) atau mereka yang telah lulus maksimal satu tahun sebelumnya, tanpa batasan usia.
Pelaksanaan akan melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri, dengan pendekatan link-and-match sesuai kebutuhan tenaga kerja di masing-masing daerah.
Peserta Magang Nasional Kemnaker 2025 akan memperoleh gaji setara Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) sesuai domisili perusahaan tempat magang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kebijakan ini dirancang untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda dan memastikan lulusan baru memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.
“Pemerintah akan memberi enam bulan gaji setara UMP (Upah Minimum Provinsi) bagi peserta magang. Sekitar 10 persen fresh graduate akan langsung masuk ke lapangan kerja lewat skema link-and-match,” ujar Airlangga.
Gaji tersebut akan dibayarkan selama enam bulan dan disalurkan langsung oleh pemerintah melalui Bank Himbara.
Selain upah, peserta juga mendapatkan jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang pembayarannya ditanggung oleh pemerintah.
Menurut Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, skema ini dirancang untuk memberikan manfaat ganda, yaitu membantu perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil sekaligus memberi kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja.
Besaran UMK 2025 di seluruh Kabupaten/Kota Se-Jateng
Calon peserta Magang Nasional Kemnaker 2025 bisa cek kembali besaran UMK Jateng 2025 yang sudah resmi berlaku per 1 Januari 2025.
Berikut daftar besaran UMK 2025 di kabupaten/kota se-Jateng seperti tercantum dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/45 Tahun 2024.
- UMK 2025 Kota Semarang: Rp 3.454.827,00
- UMK 2025 Kota Solo: Rp 2.416.560,00
- UMK 2025 Kota Magelang: Rp 2.281.230,00
- UMK 2025 Kota Salatiga: Rp 2.533.583,00
- UMK 2025 Kota Pekalongan: Rp 2.545.138,00
- UMK 2025 Kota Tegal: Rp 2.376.683,82
- UMK 2025 Kabupaten Cilacap: Rp 2.640.248,00
- UMK 2025 Kabupaten Banyumas: Rp 2.338.410,00
- UMK 2025 Kabupaten Purbalingga: Rp 2.338.283,12
- UMK 2025 Kabupaten Banjarnegara: Rp 2.170.475,32
- UMK 2025 Kabupaten Kebumen: Rp 2.259.873,55
- UMK 2025 Kabupaten Purworejo: Rp 2.265.937,67
- UMK 2025 Kabupaten Wonosobo: Rp 2.299.521,38
- UMK 2025 Kabupaten Magelang: Rp 2.467.488,00
- UMK 2025 Kabupaten Boyolali: Rp 2.396.598,00
- UMK 2025 Kabupaten Klaten: Rp 2.389.872,78
- UMK 2025 Kabupaten Sukoharjo: Rp 2.359.488,00
- UMK 2025 Kabupaten Wonogiri: Rp 2.180.587,50
- UMK 2025 Kabupaten Karanganyar: Rp 2.437.110,00
- UMK 2025 Kabupaten Sragen: Rp 2.182.200,00
- UMK 2025 Kabupaten Grobogan: Rp 2.254.089,54
- UMK 2025 Kabupaten Blora: Rp 2.238.430,85
- UMK 2025 Kabupaten Rembang: Rp 2.236.168,78
- UMK 2025 Kabupaten Pati: Rp 2.332.350,00
- UMK 2025 Kabupaten Kudus: Rp 2.680.485,72
- UMK 2025 Kabupaten Jepara: Rp 2.610.224,00
- UMK 2025 Kabupaten Demak: Rp 2.940.716,00
- UMK 2025 Kabupaten Semarang: Rp 2.750.136,00
- UMK 2025 Kabupaten Temanggung: Rp 2.246.850,00
- UMK 2025 Kabupaten Kendal: Rp 2.783.455,25
- UMK 2025 Kabupaten Batang: Rp 2.534.382,00
- UMK 2025 Kabupaten Pekalongan: Rp 2.486.653,59
- UMK 2025 Kabupaten Pemalang: Rp 2.296.140,00
- UMK 2025 Kabupaten Tegal: Rp 2.333.586,46
- UMK 2025 Kabupaten Brebes: Rp 2.239.801,50