Ahmad Dofiri Jadi Penasihat Khusus Reformasi Polri, Apa Tugasnya?
Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk mantan Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta Reformasi Kepolisian.
Penunjukan itu diumumkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2025 dan dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
"Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian," kata Nanik saat membacakan keputusan presiden.
Peran dan Harapan Publik
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai penunjukan Dofiri menandai langkah serius Presiden dalam mendorong reformasi Polri.
"Masyarakat tentu berharap banyak kepada semua upaya perbaikan Polri. Penunjukan Ahmad Dofiri tentunya bisa dibaca sebagai upaya serius Presiden menjawab harapan masyarakat," ujarnya dilansir dari Antara.
Bambang menambahkan, Dofiri adalah sosok berprestasi dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan.
"(Dofiri) juga penuh kehati-hatian dalam mengambil kebijakan," katanya.
Ia menekankan, keberadaan Dofiri di posisi baru ini diharapkan mampu mempercepat agenda reformasi kepolisian yang selama ini menjadi amanat TAP MPR maupun undang-undang.
Terkait Komisi Reformasi Polri
Jabatan baru Ahmad Dofiri juga sejalan dengan rencana pembentukan Komisi Reformasi Polri yang tengah disiapkan Presiden Prabowo melalui Keputusan Presiden. Komisi tersebut akan merumuskan gagasan perubahan mendasar bagi tubuh Polri dan hasilnya akan diserahkan kepada Presiden.
Karier Singkat Ahmad Dofiri
Ahmad Dofiri adalah lulusan terbaik Akpol 1989 (Adhi Makayasa). Pria kelahiran Indramayu, 4 Juni 1967 ini meniti karier panjang di kepolisian, mulai dari Kapolsek, Kapolres, Kapolda Banten, Kapolda DIY, Kapolda Jawa Barat, hingga menduduki jabatan strategis seperti Kabaintelkam, Irwasum Polri, dan Wakapolri pada 2024 sebelum pensiun pada Juni 2025.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.