Prabowo Lantik Ketua dan Anggota Komisi Reformasi Polri, Ada Tito Karnavian hingga Listyo Sigit

Prabowo, Komisi Reformasi Polri, Presiden Prabowo, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, Jimly Ashiddiqie, Prabowo Lantik Ketua dan Anggota Komisi Reformasi Polri, Ada Tito Karnavian hingga Listyo Sigit, Tiga Mantan Kapolri Masuk dalam Komisi, Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua Komisi Reformasi Polri, Daftar Lengkap Anggota Komisi Reformasi Polri, Tujuan Pembentukan Komisi Reformasi Polri, Komitmen Terbuka terhadap Aspirasi Publik

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Ketua dan sembilan anggota Komisi Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11/2025).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang ditetapkan pada tanggal 7 November 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat pembenahan dan penguatan institusi kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan nasional di era baru pemerintahan Prabowo.

Tiga Mantan Kapolri Masuk dalam Komisi

Dari sembilan anggota Komisi Reformasi Polri, terdapat tiga mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang ikut dilantik.

Ketiganya ialah:

  • Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Kapolri periode 2015–2016.
  • Jenderal (Purn) Tito Karnavian, Kapolri periode 2016–2019, yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.
  • Jenderal (Purn) Idham Azis, Kapolri periode 2019–2021.

Selain tiga mantan Kapolri tersebut, Ahmad Dofiri, purnawirawan Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, juga dilantik menjadi anggota komisi.

Prabowo, Komisi Reformasi Polri, Presiden Prabowo, Listyo Sigit Prabowo, Tito Karnavian, Jimly Ashiddiqie, Prabowo Lantik Ketua dan Anggota Komisi Reformasi Polri, Ada Tito Karnavian hingga Listyo Sigit, Tiga Mantan Kapolri Masuk dalam Komisi, Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua Komisi Reformasi Polri, Daftar Lengkap Anggota Komisi Reformasi Polri, Tujuan Pembentukan Komisi Reformasi Polri, Komitmen Terbuka terhadap Aspirasi Publik

Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie mengatakan akan menggelar rapat perdana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (10/11/2025) pekan depan. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di teras Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).

Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua Komisi Reformasi Polri

Sebagai ketua, Presiden Prabowo menunjuk Jimly Asshiddiqie, yang dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008.

Jimly memiliki pengalaman panjang di bidang hukum dan ketatanegaraan, dan diharapkan mampu memimpin arah reformasi struktural Polri yang lebih transparan, profesional, dan modern.

Sementara itu, anggota lainnya berasal dari kalangan menteri, pejabat pemerintahan, serta tokoh hukum dan keamanan nasional.

Daftar Lengkap Anggota Komisi Reformasi Polri

Berikut susunan lengkap 10 anggota Komisi Reformasi Polri yang dilantik oleh Presiden Prabowo:

Ketua:

  • Jimly Asshiddiqie, Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008

Anggota:

  1. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
  2. Otto Hasibuan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
  3. Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri
  4. Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum
  5. Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019–2024
  6. Ahmad Dofiri, Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian
  7. Listyo Sigit Prabowo, Kapolri saat ini
  8. Idham Azis, Kapolri periode 2019–2021
  9. Badrodin Haiti, Kapolri periode 2015–2016

Tujuan Pembentukan Komisi Reformasi Polri

Pembentukan Komisi Reformasi Polri ini diharapkan dapat memperkuat arah pembaruan institusional kepolisian.

Fokus utamanya adalah meninjau ulang tugas, wewenang, dan struktur organisasi Polri, agar lebih adaptif terhadap perubahan sosial dan tantangan keamanan masa depan.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat sipil dalam menjalankan fungsi keamanan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi publik.

Komitmen Terbuka terhadap Aspirasi Publik

Usai pelantikan, Komisi Reformasi Polri menyatakan terbuka terhadap masukan dan aspirasi publik.

Komisi ini akan menampung pandangan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga penegak hukum lainnya, sebagai bagian dari penyusunan rekomendasi reformasi kepolisian ke depan.

Pembentukan komisi ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Polri menuju institusi yang semakin profesional dan berintegritas di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul .

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.