Top 5+ Jenis Makanan yang Dapat Sebabkan Batu Ginjal, Ini Kata Dokter
Batu ginjal merupakan salah satu gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan rasa nyeri hebat dan menurunkan kualitas hidup penderitanya.
Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan zat-zat tertentu dalam ginjal yang kemudian mengeras membentuk kristal atau batu.
Meski sering kali tidak menunjukkan gejala di awal, batu ginjal biasanya mulai menimbulkan rasa sakit saat sudah menyumbat saluran kemih.
Karena itu, penting untuk memahami penyebab serta langkah pencegahan sejak dini guna menghindari risiko yang lebih besar.
Jika tidak ditangani dengan baik, batu ginjal dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius.
Beberapa di antaranya adalah infeksi saluran kemih, nyeri kronis, hingga risiko kerusakan ginjal permanen.
Waspadai Jenis Makanan Pemicu Batu Ginjal
Dilansir Kompas.com (04/06/2025), Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Prof. dr. Ponco Birowo, SpU (K), mengungkapkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan dan tidak dibarengi dengan asupan cairan yang cukup.
"Beberapa jenis makanan memang bisa meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama jika dikonsumsi berlebihan atau tidak diimbangi minum air yang cukup," ujar Ponco, Kamis (29/5/2025).
5 Makanan Pemicu Batu Ginjal
1. Makanan Tinggi Garam
Konsumsi garam berlebih bisa memperberat kerja ginjal. Ponco menyebutkan bahwa makanan tinggi garam membuat ginjal membuang lebih banyak kalsium ke urine, yang kemudian dapat memicu pembentukan batu ginjal.
"Pada gilirannya, hal itu bisa membentuk batu ginjal," jelasnya.
Contoh makanan tinggi garam antara lain: makanan asin, makanan instan, dan camilan seperti keripik.
2. Konsumsi Protein Hewani Berlebihan
Protein hewani yang dikonsumsi dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal.
Hal ini karena protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat dan menurunkan sitrat, zat yang sebenarnya dapat mencegah terbentuknya batu ginjal.
"Terlalu banyak mengonsumsi protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat dan menurunkan kadar sitrat," ujar Ponco.
Beberapa contoh makanan berprotein hewani adalah daging merah, jeroan, dan seafood.
3. Makanan Kaya Oksalat
Ponco juga menyebutkan bahwa makanan tinggi oksalat dapat menyebabkan batu ginjal, terutama jenis batu kalsium oksalat—jenis batu ginjal yang paling umum.
Contoh makanan tinggi oksalat antara lain: bayam, teh hitam, cokelat, kacang-kacangan, dan ubi.
4. Minuman Manis dan Soda
Minuman yang mengandung fruktosa dan asam fosfat, seperti soda dan minuman manis, juga berpotensi memicu pembentukan batu ginjal.
Kandungan zat tersebut dapat mengganggu keseimbangan kimia dalam urine.
"Kandungan fruktosa atau asam fosfat dapat mengganggu keseimbangan kimia pada urine dan memperbesar risiko terbentuknya batu," jelas Ponco.
5. Suplemen Vitamin C Dosis Tinggi
Mengonsumsi suplemen vitamin C secara berlebihan juga patut diwaspadai.
Menurut Ponco, tubuh akan mengubah kelebihan vitamin C menjadi oksalat, yang berpotensi memicu pembentukan batu ginjal.
"Tubuh mengubah kelebihan vitamin C menjadi oksalat yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal," ujarnya.
Tips Pencegahan Batu Ginjal
Ponco menekankan bahwa makanan dan minuman di atas tidak perlu dihindari sepenuhnya, tetapi harus dikonsumsi dengan porsi seimbang dan diiringi dengan minum air putih yang cukup.
"Yang penting adalah porsi makan yang seimbang, tidak berlebihan, minum air putih yang cukup, serta pola makan yang teratur," pungkasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul dan Dokter Urologi Beberkan Penyebab Batu Ginjal, Ini Langkah Pencegahannya.