Agar Tidak Ngantuk Saat Mudik, Coba Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini

Agar Tidak Ngantuk Saat Mudik, Coba Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini

Perjalanan mudik Lebaran sering memakan waktu lama, terutama bagi pemudik yang menempuh jalur darat. Kondisi ini menuntut pengemudi tetap fokus sepanjang perjalanan.

Rasa kantuk menjadi salah satu tantangan yang kerap dialami saat berkendara jarak jauh. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain menjaga waktu istirahat, pola makan juga berperan penting dalam menjaga stamina selama perjalanan mudik.

Beberapa jenis makanan diketahui dapat membantu menjaga energi tubuh tetap stabil sehingga pengemudi tidak mudah merasa mengantuk.

Penyebab Rasa Kantuk Saat Mudik

Ahli Gizi Masyarakat IPB University, Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor yang membuat seseorang lebih mudah merasa mengantuk saat mudik.

Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah kurangnya waktu tidur. Hal ini kerap terjadi karena perubahan pola istirahat selama Ramadhan, seperti harus bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut dari biasanya.

Selain itu, perjalanan yang berlangsung lama dengan kondisi jalan yang relatif monoton juga dapat memicu rasa kantuk.

“Jika pengemudi menyetir dalam waktu lama dengan pemandangan jalan yang monoton, hal itu dapat menimbulkan rasa bosan dan akhirnya memicu kantuk,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (11/3/2026).

Ia juga menyebut kebiasaan memaksakan diri berkendara pada malam hari sebagai faktor lain yang meningkatkan rasa kantuk.

“Secara biologis, malam hari merupakan waktu tubuh untuk beristirahat. Jika dipaksakan tetap terjaga, rasa kantuk tentu lebih mudah muncul,” jelas dr Karina.

Makanan Untuk Mencegah Rasa Kantuk Saat Mudik

Di samping faktor istirahat, jenis makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi tingkat kewaspadaan tubuh selama perjalanan.

“Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk. Misalnya roti putih, keripik, gorengan, dan makanan tinggi gula lainnya,” terang Karina.

Sebagai alternatif, ia menyarankan konsumsi makanan yang mampu menjaga energi tubuh lebih stabil.

“Telur, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta buah yang tinggi kandungan air bisa membantu menjaga stamina sekaligus mencegah dehidrasi,” tambahnya.

Menurut Karina, ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan stamina ketika mudik, yakni:

  • Sumber karbohidrat kompleks: serealia utuh (beras merah, beras hitam, gandum, oat, jagung), sayuran berpati (kentang, ubi), serta kacang-kacangan
  • Sumber protein rendah lemak: ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, putih telur, dan ikan
  • Sumber lemak baik: ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta alpukat.
  • Buah dan sayuran yang kaya serat, vitamin, mineral, serta tinggi kandungan air.

Selain memperhatikan makanan, kecukupan cairan juga perlu dijaga selama perjalanan.

“Pengemudi harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, baik saat sahur maupun berbuka. Meskipun berpuasa, tetap dianjurkan minum minimal delapan gelas atau sekitar 1,5–2 liter air per hari,” jelas Karina.

Terkait konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh, Karina menyebut kafein memang dapat membantu mengurangi rasa kantuk, tetapi efeknya tidak berlangsung lama.

“Kafein memang bisa membuat kita lebih terjaga, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg atau setara empat cangkir per hari. 

Namun, ia menyarankan agar cukup mengonsumsi satu hingga dua cangkir saja.

“Obat paling efektif untuk mengatasi kantuk bukanlah minuman berkafein, melainkan tidur. Jadi, jika sudah lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak untuk memulihkan energi,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang