Surabaya Marathon, Simbol Gaya Hidup Sehat dan Sports Tourism Kota Pahlawan

lari, MARATHON, Marathon, Lari, Kota Surabaya, kota Surabaya, Eri Cahyadi, marathon, Surabaya Marathon, Simbol Gaya Hidup Sehat dan Sports Tourism Kota Pahlawan

Di setiap sudut kota semakin banyak warga dijumpai sedang olahraga lari yang sudah menjadi aktivitas harian, bukan lagi kewajiban melainkan kebutuhan.

Mengusung semangat “UNLOCK YOUR GREATNESS” dengan berbagai kategori—5K, 10K, Half Marathon (21K), Kids Dash, hingga Full Marathon (42K), ajang ini terbuka untuk semua kalangan, dari pelari pemula hingga atlet profesional.

“Surabaya Marathon juga mengadakan acara untuk keluarga dan anak-anak. Ini sangat menarik, sehingga saya yakin acara ini akan bisa menarik pelari bukan hanya dari Surabaya, tidak hanya dari Indonesia, tapi juga internasional,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, Surabaya memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi kota sportourism. Karakter kotanya kuat, fasilitasnya memadai, dan yang terpenting warganya punya semangat luar biasa untuk bergerak dan terus berkembang.

“Surabaya ini sudah mulai berpikir ke arah sporttourism karena memiliki karakter dan kelebihan itu. Run di Surabaya bisa diadakan berkali-kali dalam setahun, bisa 3-4 kali. Tapi memang ini yang paling luar biasa dan ditunggu-tunggu,” imbuhnya.

Ajang ini juga menjadi cara memperkenalkan landmark kota Surabaya ke dunia. Sehingga lari bukan hanya tentang kecepatan, tapi tentang perjalanan menyerap energi kota dan merayakan identitas lokal dengan langkah demi langkah.

“Olahraga lari di Surabaya ini meningkat pesat, bahkan dari PNS Surabaya banyak yang ikut lari. Lari ini salah satu olahraga yang biayanya tidak mahal tapi manfaat kesehatannya luar biasa,” kata Eri Cahyadi.

“Tiap sore di Lapangan Thor atau di tempat olahraga lainnya ramai, bahkan lari malam juga banyak. Ini menunjukkan banyak komunitas lari di Surabaya dan saya yakin mereka akan ikut event lari terbesar Oktober nanti,” sambungnya.

Yaitu program edukatif bersama pelatih profesional dan tenaga medis, memberikan informasi seputar kesehatan dan olahraga untuk mendukung kesiapan peserta secara fisik dan mental.

Kemudian program pendampingan intensif selama 21 hari bersama pelatih lari profesional Andy Sugiyanto dan ahli gizi olahraga dr. Angela Dalimarta, Sp.GK.

“Ini adalah simbol komitmen dan semangat kemajuan kota ini dalam membudayakan pola hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat. Kami berharap Surabaya bisa menjadi contoh nyata bahwa olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi gaya hidup yang menyenangkan,” pungkas Firman Dwi Rachmawan, Senior Brand Manager ISOPLUS.