Ganti Baterai Hybrid Bekas, Lebih Murah tapi Ada Konsekuensinya

mobil hybrid, Ganti Baterai Hybrid Bekas, Lebih Murah tapi Ada Konsekuensinya

Biaya penggantian baterai menjadi salah satu hal yang sering dipertimbangkan pemilik mobil hybrid, terutama ketika usia kendaraan sudah cukup tua dan performa baterai mulai menurun.

Untuk menekan biaya perbaikan, sebagian pemilik mobil hybrid memilih menggunakan baterai bekas atau second. Harganya memang jauh lebih murah dibandingkan komponen baru, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan.

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengatakan penggunaan baterai second masih menjadi solusi yang cukup diminati karena biaya yang lebih terjangkau.

Harga Lebih Murah

Menurut Yogig, penggantian biasanya dilakukan per sel baterai, bukan langsung satu paket baterai secara utuh. Sebagai gambaran, pada Toyota Camry Hybrid terdapat 34 sel baterai yang bekerja secara bersamaan.

"Kalau untuk baterai second dan kondisinya masih di 80 persen ke atas, itu kita banderol dengan harga Rp 1,2 juta per sel. Itu belum termasuk jasa pasang," kata Yogig, saat ditemui Kompas.com, di Jakarta Utara, Rabu (3/6/2026).

Selain harga yang lebih murah, baterai second juga disertai garansi meski tidak selama komponen baru.

"Untuk garansinya tiga bulan," ujar Yogig.

Sebagai perbandingan, harga sel baterai baru mencapai sekitar Rp 2 juta per sel.

mobil hybrid, Ganti Baterai Hybrid Bekas, Lebih Murah tapi Ada Konsekuensinya

Baterai mobil hybrid

Voltase Harus Seimbang

Yogig menjelaskan, pemasangan baterai second tidak bisa dilakukan sembarangan. Teknisi harus memastikan seluruh sel baterai memiliki tegangan yang seimbang agar kinerjanya tetap optimal.

Ketika ada satu atau dua sel yang rusak, teknisi akan mengganti sel tersebut kemudian melakukan pengecekan terhadap sel lainnya.

"Misalnya di Camry ada 34 sel. Kalau yang diganti dua sel, maka 32 sel lainnya kita tes dulu. Kita cek voltasenya sebelum dan sesudah penggantian, sudah balance atau belum," kata Yogig.

Menurut dia, toleransi perbedaan voltase antar sel maksimal sekitar 0,5 volt. Apabila hasil pengukuran menunjukkan selisih hanya 0,2 volt atau masih di bawah 0,5 volt, maka baterai hasil perbaikan umumnya masih dapat digunakan dalam jangka waktu cukup lama.

"Kalau voltasenya sudah sama semua dan selisihnya di bawah 0,5 volt, biasanya bisa tahan sekitar dua sampai tiga tahun," kata Yogig.

Plus dan Minus Baterai Seken

Penggunaan baterai seken memiliki beberapa keuntungan, terutama dari sisi biaya. Dengan biaya Rp 1,2 juta per sel, pemilik kendaraan bisa menghemat cukup banyak dibandingkan membeli komponen baru.

Meski lebih ekonomis, daya tahan baterai seken tentu tidak bisa disamakan dengan baterai baru. Usia pakainya sangat bergantung pada kondisi sel lain yang masih digunakan dan hasil balancing setelah perbaikan.

Selain itu, masa garansi yang diberikan juga lebih singkat.

mobil hybrid, Ganti Baterai Hybrid Bekas, Lebih Murah tapi Ada Konsekuensinya

Inovasi baterai mobil listrik dari Korea Selatan

Bagi pemilik kendaraan yang menginginkan solusi jangka panjang, penggunaan sel baterai baru tetap menjadi pilihan terbaik.

Menurut Yogig, sel baru memiliki umur pakai yang jauh lebih panjang dibandingkan baterai second.

"Kalau untuk baru, sel baru itu di harga Rp 2 juta. Untuk ketahanannya bisa delapan tahunan," kata Yogig.

Usia pakai tersebut bahkan masih bisa bertambah apabila pemilik kendaraan melakukan perawatan secara rutin.

"Kalau rutin battery cleaning, bisa lebih dari delapan tahun," ujar Yogig.

Karena itu, pemilik mobil hybrid perlu menyesuaikan pilihan dengan kondisi kendaraan dan anggaran yang tersedia. Baterai seken dapat menjadi solusi ekonomis untuk memperpanjang usia kendaraan, sementara baterai baru menawarkan ketenangan lebih berkat umur pakai yang lebih panjang dan performa yang lebih konsisten.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang