Kapan Waktu yang Tepat Perawatan Mobil Hybrid?
Mobil hybrid semakin diminati karena menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding kendaraan konvensional. Namun, agar performanya tetap optimal, perawatan baterai hybrid juga perlu diperhatikan.
Meski dikenal memiliki usia pakai yang panjang, baterai hybrid tetap membutuhkan perawatan berkala.
Salah satunya melalui proses pembersihan atau battery cleaning untuk memastikan sistem pendingin dan komponen pendukung bekerja dengan baik.
Idealnya Setiap 8 Bulan hingga 1 Tahun
Kepala Teknisi Domo Hybrid EV Yogig Pramono mengatakan, perawatan baterai mobil hybrid sebaiknya dilakukan secara berkala, meski belum muncul gejala kerusakan.
"Kalau untuk perawatan mobil hybrid itu bagusnya 8 bulan paling cepat atau 1 tahun. Nah, karena kan kita tidak tahu kondisi di dalamnya kayak gimana, kotornya kayak apa, makanya disarankan untuk pembersihan atau battery cleaning itu kurang lebih di 8 bulanan," kata Yogig saat ditemui di Jakarta Utara, belum lama ini.
Menurut dia, interval tersebut bersifat umum dan bisa berbeda tergantung kondisi penggunaan kendaraan sehari-hari.
Interior BYD Atto 1
Kebersihan Kabin Ikut Berpengaruh
Yogig menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi baterai hybrid adalah kebersihan kabin. Sebab, debu dan kotoran dapat masuk ke sistem pendingin baterai melalui saluran udara yang tersedia di dalam kendaraan.
Jika dibiarkan menumpuk, maka kotoran tersebut berpotensi mengganggu proses pendinginan baterai sehingga performanya bisa menurun.
"Kalau misal benar-benar pemakaian kendaraan bersih banget di dalam biasanya 1 tahun udah harus dibersihin," kata Yogig.
Karena itu, pemilik mobil hybrid disarankan tidak hanya menjaga kebersihan interior kendaraan, tetapi juga melakukan pemeriksaan baterai secara berkala.
Baterai mobil hybrid Toyota
Jangan Tunggu Muncul Gejala
Menurut Yogig, banyak pemilik mobil hybrid baru membawa kendaraannya ke bengkel setelah muncul gejala tertentu, seperti kipas pendingin baterai yang mulai berisik atau performa kendaraan yang menurun.
Padahal, perawatan berkala bertujuan untuk mencegah masalah tersebut muncul lebih awal.
Dengan melakukan battery cleaning sesuai jadwal, kondisi sistem pendingin dapat tetap optimal sehingga suhu kerja baterai lebih terjaga. Hal ini penting karena temperatur yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kinerja dan usia pakai baterai hybrid.
Oleh karena itu, pemilik mobil hybrid disarankan melakukan pemeriksaan dan pembersihan baterai setidaknya setiap delapan bulan hingga satu tahun, tergantung kondisi penggunaan dan kebersihan kendaraan sehari-hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang