Baterai Motor Listrik Rusak? Kenali Gejala dan Cara Cek Masih Layak
Baterai merupakan komponen paling vital sekaligus paling mahal pada kendaraan listrik. Karena itu, ketika performa motor listrik mulai menurun, banyak pemilik kendaraan langsung khawatir baterainya mengalami kerusakan.
Namun, tidak semua baterai yang bermasalah harus langsung diganti. Dalam beberapa kasus, kerusakan masih bisa diperbaiki dan baterai tetap dapat digunakan dengan aman.
Muhlasin, pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengatakan bahwa kerusakan pada baterai kendaraan listrik umumnya terjadi pada dua komponen utama.
Salah satu pengunjung IIMS 2025 antusias melihat simulasi penukaran baterai motor listrik di booth PLN.
"Baterai pak pabrikan jenis litium, biasanya kerusakan ada di sel atau di BMS (Battery Management System). Itu dua komponen utamanya," kata Muhlasin, kepada Kompas.com (4/6/2026).
Menurutnya, baterai litium yang banyak digunakan pada motor listrik di Indonesia saat ini terdiri dari dua jenis, yakni LiFePO4 (LFP) dan Lithium-ion atau NMC. Selain itu, masih ada baterai SLA (Sealed Lead Acid) yang umumnya digunakan pada motor listrik segmen entry level.
Kerusakan Paling Sering
Muhlasin menjelaskan, kerusakan pada baterai litium biasanya berasal dari sel baterai atau sistem manajemen baterai (BMS).
Sel baterai merupakan komponen penyimpan energi. Jika ada sel yang melemah atau rusak, kapasitas baterai akan menurun sehingga jarak tempuh kendaraan menjadi lebih pendek dibandingkan kondisi normal.
Ilustrasi perbaikan baterai motor listrik di EV Solution.
Sementara itu, BMS berfungsi mengatur proses pengisian dan pelepasan daya serta menjaga keamanan baterai.
Jika komponen ini bermasalah, baterai bisa gagal mengisi daya, tidak dapat menyalurkan tenaga secara optimal, atau bahkan masuk ke mode perlindungan sehingga kendaraan tidak bisa digunakan.
Berbeda dengan baterai litium, baterai SLA memiliki karakteristik yang lebih sederhana. Namun, usia pakainya cenderung lebih pendek dan umumnya tidak dapat diperbaiki ketika kapasitasnya sudah habis.
Ilustrasi servis motor listrik di EV Solution.
"Tapi kebanyakan kalau SLA itu tidak bisa diservis, kalau sudah habis usia pakainya ya sudah habis," ujarnya.
Selain kerusakan komponen, masalah lain yang sering ditemukan adalah baterai yang mengalami penurunan tegangan akibat terlalu lama tidak digunakan.
Masih Layak Pakai
Menurut Muhlasin, baterai yang lama menganggur sering kali mengalami kondisi tegangan turun atau drop.
Dalam kondisi tersebut, sistem pengisian standar pada kendaraan biasanya tidak mampu mengenali baterai sehingga proses pengisian gagal dilakukan. Meski demikian, kondisi ini belum tentu menandakan baterai rusak permanen.
Ilustrasi servis motor listrik di EV Solution.
"Biasanya baterai itu kelemahannya kalau tidak dipakai, voltasenya turun (drop) sehingga tidak bisa dicas. Nah, yang masih bisa diperbaiki itu biasanya yang hanya karena lama tidak dipakai lalu voltasenya drop," katanya.
Untuk memastikan kondisi baterai, teknisi biasanya melakukan pengisian daya pada setiap sel secara terpisah hingga tegangan kembali normal. Setelah itu, dilakukan pengukuran untuk mengetahui apakah kapasitas baterai masih memenuhi standar penggunaan.
"Kalau langsung dicas di unit kan tidak bisa, jadi di sini kita cas satu-satu. Itu biasanya masih bisa dipakai lagi. Intinya harus bisa dicas dulu, baru kita ukur apakah masih layak pakai atau tidak," ujar Muhlasin.
Indikator pada baterai motor listrik
Secara umum, tanda baterai masih layak digunakan adalah mampu menerima pengisian daya dengan normal, tegangan stabil, serta kapasitas penyimpanan energinya masih cukup untuk menunjang kebutuhan kendaraan sehari-hari.
Sebaliknya, jika kapasitas turun drastis, sel mengalami kerusakan permanen, atau baterai tidak lagi mampu menyimpan daya dengan baik, penggantian menjadi solusi yang lebih aman dan ekonomis dalam jangka panjang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang