Mengenal VinFast Feliz II, Solusi Motor Listrik dengan Biaya Efisien
VinFast Feliz II
Bagi banyak pengemudi ride-hailing roda dua atau dikenal layanan transportasi daring (online), setiap kilometer sangat berarti. Biaya bahan bakar, biaya perawatan, serta waktu kendaraan tidak dapat beroperasi dapat berdampak signifikan terhadap pendapatan harian.
Karena itu, semakin banyak pengemudi mulai melirik alternatif selain sepeda motor berbahan bakar bensin dan mempertimbangkan kendaraan listrik roda dua.
Di antara berbagai pilihan yang mulai menarik perhatian, VinFast Feliz II menonjol berkat kombinasi antara harga yang terjangkau, kemudahan penggunaan, dan efisiensi biaya.
Selain itu, didukung oleh ekosistem tukar baterai yang terus berkembang untuk memastikan pengemudi tetap dapat beroperasi tanpa hambatan.
Dengan performa yang halus, solusi baterai yang fleksibel, serta biaya operasional yang lebih rendah, e-scooter membuktikan bahwa beralih ke mobilitas listrik dapat memberikan keuntungan baik dari sisi finansial maupun kepraktisan.

Spedometer VinFast Feliz II
Motor Bensin vs Listrik
Setelah bertahun-tahun mengandalkan sepeda motor berbahan bakar bensin untuk layanan ride-hailing dan pengantaran, banyak pengemudi motor di Indonesia mengakui bahwa biaya bahan bakar menjadi salah satu beban operasional terbesar mereka.
Sebagian besar pendapatan harian sering kali habis untuk mengisi bahan bakar, belum termasuk biaya perawatan rutin seperti penggantian oli mesin, filter, dan servis berkala.
Bagi banyak pengemudi, beralih ke motor listrik seperti e-scooter akan menjadi peluang untuk mengurangi biaya-biaya rutin tersebut sekaligus memberikan kontrol yang lebih baik terhadap operasional harian mereka.
Kalau melihat update di medsos saat ini banyak pengemudi motor terutama Ojol mengeluhkan harga bakan bakar RON 92 yang naik.
"Sebelumnya, saya mengeluarkan biaya yang cukup besar setiap hari untuk bahan bakar, dan biaya perawatan juga terus bertambah seiring waktu," ujar seorang pengemudi.

VinFast Feliz II
"Dengan motor listrik seperti e-scooter, biaya operasional menjadi jauh lebih mudah dikelola," ujarnya.
Sekedar info, VinFast Feliz II dipasarkan dengan harga Rp 20,1 juta dengan berlangganan baterai dan Rp 27,38 juta termasuk dua baterai.
Untuk membuat kepemilikan kendaraan ini semakin terjangkau, pelanggan yang melakukan pemesanan antara 20 Mei hingga 20 Juni 2026 berhak mendapatkan insentif promosi senilai Rp 1,6 juta.
Pemesanan dilakukan dengan deposit sebesar Rp1 juta yang tidak dapat dikembalikan, sementara pengiriman pertama kepada pelanggan di Indonesia dijadwalkan mulai Juni 2026.
Tukar Baterai Cepat, Kenyamanan Maksimal
VinFast Feliz II mengandalkan konfigurasi dua baterai yang memadukan kemudahan penggunaan dengan kemampuan jarak tempuh yang impresif.

Baterai VinFast Feliz II ada 2
E-scooter ini juga dilengkapi dua kompartemen baterai yang terletak di bawah jok, sehingga memaksimalkan ruang penyimpanan sekaligus memudahkan proses pelepasan dan penggantian baterai.
Selain itu, Feliz II menggunakan baterai LFP berkapasitas 1,5 kWh, teknologi yang dikenal luas karena daya tahannya, tingkat keamanan yang tinggi, dan usia pakai yang panjang.
Saat terisi penuh, kedua baterai tersebut mampu memberikan jarak tempuh hingga 145 kilometer, salah satu yang paling kompetitif di segmen skuter listrik perkotaan.
Jarak tempuh yang panjang ini memberikan rasa percaya diri bagi pengguna untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian, menjalani aktivitas ride-hailing, bahkan melakukan perjalanan yang lebih jauh tanpa harus terus-menerus khawatir terhadap kapasitas baterai.
Meskipun penghematan biaya tetap menjadi daya tarik utama, salah satu keunggulan terbesar Feliz II terletak pada ekosistem tukar baterainya.
Kemampuan untuk menukar baterai dengan cepat sepanjang hari memungkinkan pengguna tetap fokus bekerja tanpa perlu memikirkan jadwal pengisian daya.
Pelanggan dapat memilih untuk menyewa baterai dengan biaya Rp 84.000 per baterai per bulan atau membeli kendaraan beserta baterainya sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Sementara itu, biaya penukaran baterai di stasiun yang berpartisipasi hanya sebesar Rp 6.000 per baterai untuk setiap kali penukaran.
Selain memanfaatkan layanan tukar baterai, pengguna juga tetap memiliki fleksibilitas untuk mengisi daya baterai langsung di rumah kapan pun diperlukan.