Chelsea Diguncang Kabar Buruk, MU Akan Buat Cole Palmer Jadi Pengkhianat
Chelsea menghadapi ujian besar saat bentrok dengan rival lama Leeds United di semifinal FA Cup di Wembley, Sabtu. Namun sorotan tak hanya tertuju pada laga panas itu, melainkan juga situasi internal The Blues yang sedang goyah.
Klub asal London Barat tersebut masih tanpa manajer permanen setelah memecat Liam Rosenior. Untuk sementara, peran di pinggir lapangan akan diemban oleh Calum MacFarlane. Kondisi ini jelas bukan modal ideal, apalagi Chelsea sedang dalam tren buruk usai menelan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak satu gol pun.
Di atas kertas, Chelsea tetap lebih difavoritkan ketimbang Leeds. Namun performa yang inkonsisten membuat peluang mereka tak lagi seaman yang diperkirakan.
Di tengah situasi tersebut, muncul kabar yang bisa makin mengguncang Stamford Bridge. Manchester United dilaporkan memiliki ketertarikan serius untuk memboyong Cole Palmer pada bursa transfer musim panas mendatang.
Palmer sendiri merupakan salah satu pilar penting Chelsea sejak didatangkan dari Manchester City pada 2023. Dalam dua musim awalnya, gelandang berusia 23 tahun itu tampil impresif dengan torehan 43 gol dan 29 assist dari 97 pertandingan di semua kompetisi.
Namun musim ini performanya sedikit menurun. Ia baru mencetak empat gol non-penalti di Premier League, sebuah catatan yang cukup kontras dibandingkan kontribusinya sebelumnya.
Menariknya, laporan menyebut Palmer tidak sepenuhnya menutup kemungkinan pindah ke Old Trafford. Faktor masa kecil sebagai fans Manchester United disebut bisa menjadi salah satu pertimbangan.
Meski begitu, Chelsea belum goyah. Klub bersikeras bahwa Palmer tidak masuk daftar jual dan masih menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang mereka, terlebih kontraknya masih berlaku hingga 2033.