Eks Pemain Inter Prediksi Arsenal Bisa Dibantai PSG di Final Liga Champions
Mantan pemain Inter Milan, Wesley Sneijder, memberikan prediksi mengejutkan terkait laga puncak Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Wesley Sneijder memprediksi bahwa Arsenal berisiko menelan kekalahan telak saat bersua raksasa Perancis, Paris Saint-Germain (PSG), dalam partai final yang akan digelar di Budapest.
Meski skuad asuhan Mikel Arteta tersebut tengah dalam performa impresif setelah menyingkirkan Atletico Madrid, tantangan besar menanti di depan mata.
Keberhasilan Arsenal menjaga peluang meraih gelar ganda musim ini akan diuji oleh kekuatan ofensif PSG yang berstatus sebagai juara bertahan sekaligus tim paling berbahaya di tanah Eropa saat ini.
Keyakinan Sneijder didasari oleh rekam jejak Paris Saint-Germain yang luar biasa di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.
Musim lalu, klub berjuluk Les Parisiens itu mencatatkan sejarah dengan melibas Inter Milan lima gol tanpa balas di partai final.
Sneijder melihat adanya potensi terulangnya skenario pahit tersebut bagi wakil Inggris jika tidak waspada.
"Jika saya harus mengatakan siapa yang menurut saya akan menang, saya akan mengatakan PSG," kata Sneijder dikutip dari Metro UK.
"Tetapi Arsenal tidak mudah kebobolan. Mereka memiliki pertahanan yang sangat kuat dengan dua bek tengah berkualitas tinggi."
Namun, ia menyoroti titik lemah di sektor bek sayap yang bisa dieksploitasi oleh armada Luis Enrique.
"Saya tidak percaya bek sayap adalah pemain terbaik di Liga Champions, dan di situlah PSG memiliki kekuatan, terutama di sisi kiri," tuturnya.
Faktor Kebugaran Jurrien Timber
Mantan gelandang Inter Milan itu juga menekankan betapa pentingnya komposisi lini belakang The Gunners untuk meredam serangan balik cepat lawan.
Penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, merayakan gol pertama timnya pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara FC Bayern Munich dan Paris Saint-Germain (PSG) di Munich, Jerman selatan pada 6 Mei 2026.
Baginya, pemulihan cedera Jurrien Timber akan menjadi faktor krusial yang menentukan apakah Meriam London mampu bertahan di bawah tekanan hebat di Budapest nanti.
"Semua orang yang mencintai Arsenal berharap Justin Timbera akan kembali dan pulih untuk final," jelas peraih treble winner tahun 2010 tersebut.
"Jika tidak, akan sangat sulit bagi mereka. Tetapi Arsenal juga tahu cara bermain bertahan ganda, dengan Declan Rice mundur ke lini pertahanan."
Potensi Skor Telak di Budapest
Sneijder memprediksi laga ini akan berjalan sangat sengit dengan dua kemungkinan ekstrem: kemenangan taktis yang tipis bagi wakil London atau pesta gol bagi wakil Perancis.
Pengalamannya menyaksikan kejatuhan mantan klubnya tahun lalu membuatnya merasa dejavu saat melihat peta kekuatan kedua tim di Liga Champions 2025-2026.
"Ini akan menjadi pertandingan yang menarik. Saya pikir bisa mirip dengan final Inter Milan tahun lalu," tambah Wesley Sneijder.
"Saya yakin skornya bisa (5-0). Sebelum pertandingan, saya pikir PSG memiliki keunggulan tetapi Inter dengan pertahanan yang kuat, dan dengan cara mereka bermain dalam serangan balik."
Menutup prediksinya, Sneijder tidak menampik bahwa bertahan melawan gempuran juara bertahan adalah tugas yang sangat berat.
"Jika Arsenal berhasil dan menang 1-0, maka itu adalah pekerjaan yang hebat. Tetapi saya yakin akan sangat sulit untuk tidak kebobolan melawan PSG."
"Jadi, bisa jadi 3-0 atau 4-0 untuk PSG, atau 1-0 untuk Arsenal," pungkasnya mengenai peluang Arsenal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang