TC di Surabaya, Pengamat Sebut Kerangka Timnas U20 Kian Matang

ASEAN Championship, Nova Arianto, TC di Surabaya, Pengamat Sebut Kerangka Timnas U20 Kian Matang

Pemusatan latihan (TC) Timnas U20 Indonesia di Surabaya pada bulan Maret 2026 disebut bukan sekadar agenda rutin. Di balik pemanggilan 28 pemain oleh pelatih Nova Arianto, tersimpan target besar mematangkan tim menghadapi ASEAN Championship (Piala AFF) U19 2026 dan Piala Asia U20 2027.

Pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi menilai percepatan TC ini menjadi keputusan yang ideal. Sebab waktu persiapan yang terbatas membuat intensitas latihan harus dimaksimalkan sejak awal.

"Jadi saya rasa itu dua turnamen yang sangat penting," katanya kepada Kompas.com.

Menurutnya, dua ajang tersebut memiliki arti penting dalam peta perkembangan sepak bola usia muda Indonesia.

ASEAN Championship U19  yang akan berlangsung pada 11-14 Juni 2026 menjadi panggung pembuktian di level regional.

Sedangkan, Piala Asia U20 pada 29 Agustus hingga 6 September membuka peluang bersaing dengan kekuatan elite Asia.

Nova Arianto dan Reward atas Prestasi

Ia melihat keberlanjutan penunjukan kepemimpinan pelatih Nova Arianto sebagai langkah tepat.

“Saya menyambut baik pemanggilan skuad ini terutama tentunya adalah pelatih Nova Arianto. Menurut saya, dia adalah orang yang sangat tepat untuk memimpin tim ini di dua turnamen tersebut," ujar pengamat yang biasa disapa Rizal itu.

"Tentunya ini sebuah reward yang sangat layak didapatkan pelatih berkat pencapaiannya di ajang U17 pada saat itu membawa Indonesia ke Piala Dunia U17 2026 lalu,” imbuhnya.

Sebab keberhasilan membawa Timnas U17 Indonesia tampil di panggung dunia dinilai menjadi modal pengalaman yang relevan. Transisi sebagian pemain dari kelompok usia U17 ke U20 juga membuat proses adaptasi tidak terlalu rumit.

Backbone Tim Mulai Terlihat

Seperti diketahui dalam daftar pemain yang dipanggil, sejumlah alumni Timnas U17 Indonesia kembali mendapat tempat.

Ia melihat hal ini sebagai tanda bahwa fondasi tim sudah terbentuk.

“Walaupun ada wajah-wajah baru harus saya katakan kerangka tim atau tulang punggung dalam tim ini sudah mulai terbentuk dan layak dilanjutkan,” kata Rizal Pahlevi.

ASEAN Championship, Nova Arianto, TC di Surabaya, Pengamat Sebut Kerangka Timnas U20 Kian Matang

Skuad Timnas U17 Indonesia berfoto sebelum bertanding melawan Timnas Brasil pada laga Grup H Piala Dunia U17 di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Jumat (7/11/2025).

Seperti di sektor penjaga gawang, Dafa Al Gazemi disebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi utama. Sementara di lini belakang, nama I Putu Panji Apriawan dinilai sebagai sosok pemimpin.

“Putu Panji akan mengamankan posisinya dan sang leader di posisi tersebut dan menjadi bagian yang saya sebut kerangka,” imbuhnya.

Keseimbangan juga mulai terlihat di lini tengah. Evandra, yang sebelumnya sempat merasakan atmosfer Timnas U20, dianggap membawa pengalaman penting.

“Evandra pemain yang bersinar. Tahun lalu bersama pelatih Indra Sjafri juga sudah mendapatkan panggilan di timnas U20. Jadi pengalaman yang bisa dia bawa sangat berharga di timnas U20 saat ini,” tutur pengamat dari Jakarta itu.

TC Bukan Sekadar Seleksi

Sementara itu melalui laman resmi PSSI, pemusatan latihan di Surabaya disebut sebagai fase penting dalam membangun identitas permainan.

Mengingat jadwal kompetisi yang padat, efektivitas latihan menjadi kunci.

Sehingga pemusatan latihan kali ini bukan hanya soal memilih 11 pemain terbaik, tetapi menyatukan visi permainan dari pemain yang datang dari beragam klub seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Bali United, hingga akademi ASIOP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang